Kasus Bocah 12 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual Hingga Terkena HIV, Delapan Orang Saksi Diperiksa

Selasa, 20 September 2022 00:01

digtara.com – Polrestabes Medan sudah memeriksa delapan orang saksi terkait bocah 12 tahun yang menjadi korban kekerasan seksual hingga terkena HIV.

Hal itu disampaikan, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Senin (19/09/2022).

Fathir mengatakan, selain delapan orang yang diperiksa, proses hukum sudah naik tingkat ke tahap penyidikan.

“Kami upayakan untuk segera kami tuntaskan, proses pemeriksaan para saksi pun masih terus berjalan,” ucapnya kepada wartawan.

Fathir menambahkan, kondisi korban sudah berangsur membaik dengan penanganan dari rumah sakit dan pendamping korban.

“Kami mohon doa dari rekan-rekan sekalian supaya kondisi anak semakin baik sehingga proses penanganan perkaranya dapat segera dituntaskan,” ucapnya lagi.

Sebelumnya, seorang bocah perempuan berusia 12 tahun menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan orang terdekatnya selama bertahun-tahun.

Setelah mendapat kekerasan seksual, korban kini menjalani perawatan intensif di RSUP H Adam Malik lantaran korban terinfeksi HIV.

Kasus tersebut pun sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor : STTLP/2716/VIII/2022/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT pada 29 Agustus 2022.

Adapun tiga orang yang dilaporkan berinisial L, B dan CA.

L diketahui adalah teman dekat nenek korban, B ipacar almarhum ibunya, CA adik neneknya

Menurut pengakuan korban J, B mantan pacar almarhum ibunya, pernah melecehkan J lebih dari sekali.

Lalu terlapor L yang merupakan seorang perempuan, jelas Arianto, pernah juga memperlakukan kasar J yaitu menelanjangi korban di depan rumah, dan memberi tanda “pencuri”.

Berita Terkait