Kapolda NTT Minta Kapolres TTS Tangani Kasus Pembunuhan Gadis Dibawah Umur secara Humanis

  • Whatsapp
Kapolda NTT Minta Kapolres TTS Tangani Kasus Pembunuhan Gadis Dibawah Umur secara Humanis
Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum (istimewa)

digtara.com – Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHum memberikan perhatian khusus pada kasus pembunuhan oleh gadis dibawah umur terhadap sepupu nya yang nyaris memperkosanya. Kapolda NTT Minta Kapolres TTS Tangani Kasus Pembunuhan Gadis Dibawah Umur secara Humanis

Kapolda memerintahkan Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS), AKBP Andre Librian, SIK untuk menangani kasus ini secara humanis. Jenderal polisi bintang dua ini pun meminta Kapolres TTS tidak menahan tersangka.

“Saya sudah perintahkan Kapolres TTS untuk penanganan kasus tersebut dilakukan secara humanis. Yang bersangkutan (tersangka gadis dibawah umur) tidak bisa ditahan di Polres,” tegas Kapolda NTT di Mapolda NTT, Rabu (17/2/2021).

Muat Lebih

Untuk itu, tersangka pun dititipkan di Direktorat Rehabilitasi Sosial anak di Kupang, NTT. Kapolda NTT menegaskan Polri tetap profesional dan proporsional dalam proses hukum yang dilakukan untuk memberikan rasa keadilan baik bagi tersangka juga buat korban yang meninggal dunia.

“Proses di pengadilan nanti yang memberikan putusan yang terbaik. saat ini semua proses penyidikan sedang dilakukan secara humanis dan tetap menjunjung tinggi HAM,” ujar Kapolda NTT.

Untuk tersangka yang masih dibawah umur disiapkan Polwan dan tenaga psikolog. “Saya sudah perintahkan ke Kapolres TTS untuk pendampingan yang bersangkutan (tersangka gadis dibawah umur) sehingga  dapat membuat tenang dalam proses hukumnya,” tambah mantan Kakor Polairud Baharkam Polri ini.

Kapolres TTS, AKBP Andre Librian, SIk mengaku sudah langsung menjalankan perintah Kapolda NTT tersebut. “Kami tidak tahan tersangka tapi kami titipkan ke Dinas Sosial sambil proses hukum tetap berjalan,” ujarnya.

Selain itu, Polres TTS sudah menyiapkan Polwan dan tenaga psikolog untuk mendampingi tersangka selama pemeriksaan dan proses hukum kasus ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan