IRT di NTT Dianiaya Suaminya Yang Mabuk Miras, Ditabrak Sampai Jatuh ke Pagar

Rabu, 08 September 2021 09:22
ist
Pelaku (kiri) dan penampakan luka pada telinga korban.

Saat itu korban mendapati pelaku sedang menikmati minuman keras tradisional jenis sopi bersama teman-temannya.

Korban pun menegur dan mengajak pelaku pulang, tetapi pelaku tidak mau karena masih minum sopi.

Setelah selesai minum sopi tersebut atau sekitar pukul 15.30 wita, barulah korban dan pelaku pulang dengan mengendarai sepeda motor.

Dalam perjalanan pulang, pelaku mengendarai sepeda motor dengan kencang.

Baca: Udah Mabuk Tak Mau Bayar, Pengunjung dan Pemilik Warung Tuak Duel

Lalu korban menegur pelaku agar mengendarai sepeda motor pelan-pelan saja tetapi pelaku tetap saja melaju dengan kencang.

Ketika tiba di depan Gereja Kalvari, korban meminta pelaku untuk berhenti.

Saat berhenti tersebut, korban langsung turun dari sepeda motor, lalu pelaku meminta korban untuk naik kembali tetapi korban menolak sehingga terjadilah cekcok.

Baca: Mabuk dan Berkelahi Saat Melayat, Pemuda di Alor Bunuh Rekannya

Karena emosi, pelaku menabrak korban dengan sepeda motor hingga korban jatuh ke pagar yang ada di pinggir jalan raya.

Marthen Tine (50), warga Dusun Lemulik, Desa Kuli Aesele, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao yang melihat kejadian ini datang melerai pelaku tetapi pelaku malah mendorong Marthen Tine.

Pelaku kemudian memukul bahu kiri korban sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan dikepal.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait