Ini Sosok Pembuang Bayi yang Dimakan Anjing di Amarasi Timur, Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 10 Mei 2021 14:10
imanuel lodja/digtara
Kapolres Kupang didampingi Kasat Reskrim dan KBO Reskrim Polres Kupang menjelaskan tentang penangkapan tersangka pembuang bayi

digtara.com – Aparat keamanan Polres Kupang menangkap AP (29), ibu yang membuang bayinya di hutan hingga sebagian tubuhnya dimakan anjing. Ia dijerat pasal tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kasus ini merupakan tindak pidana penganiayaan dan menyebabkan kematian anak sesuai laporan polisi nomor LP/B/03/IV/2021/Polsek Amarasi Timur tanggal 22 April 2021,” ujar Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung, SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim Polres Kupang AKP Nofi Posu SH SIK kepada wartawan Senin (10/5/2021) di Mapolres Kupang.

Kapolres Kupang memastikan kalau pihaknya menjerat tersangka dengan sejumlah pasal. Tersangka dikenakan pasal 76 C Jo pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU RI nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Baca: Geger! Warga Kupang Temukan Potongan Tubuh Bayi Dimakan Anjing

“Ancaman hukuman 15 Tahun penjara ditambah sepertiga karena penganiayaan tersebut dilakukan oleh orang tua,” ujar Kapolres Kupang.

Tersangka juga dijerat pasal 341 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara dan pasal 342 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.
Polisi sedang melengkapi berkas perkara dan segera mengirim berkas perkara ke JPU.

Dalam kasus ini, jelas Kapolres, Polisi sudah memeriksa tersangka AP dan 8 orang saksi. Polisi juga mengamankan barang bukti baju daster wana pink, pakaian dalam dan satu buah jerigen warna putih ukuran 2 liter.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait