Hasil Visum dan BAP Berbeda, Berkas Santri Meninggal dari Jaksa Dikembalikan ke Polrestabes Medan

Kamis, 17 Juni 2021 19:50
istimewa
Hasil Visum dan BAP Berbeda, Berkas Santri Meninggal dari Jaksa Dikembalikan ke Polrestabes Medan.

digtara.com – Status kasus meninggalnya santri di Pesantren Darul Arafah Raya saat ini dikembalikan oleh pihak jaksa kepada Polrestabes Medan. Berkas Santri Meninggal dari Jaksa Dikembalikan ke Polrestabes Medan

“Kami mendapat informasi dari Kasubdit 2 Ipda Jaya, katanya status P19 di pengadilan,” ujar Kuasa hukum korban, Bayu Subronto kepada wartawan di Polrestabes Medan, Kamis (17/6/2021).

Pengembalian berkas tersebut, menurutnya karena hasil visum berbeda dengan hasil keterangan yang ada di Berita Acara Pidana (BAP).

“Di hasil visum mengatakan ada bekas lebam di bagian lengan kiri dan kanan serta lebam di bagian tengkuk belakang dan 2 bekas luka di bagian leher. Sedangkan di BAP, katanya dia (korban) dipukul di bagian dadanya,” katanya.

Terkait hal itu, saat ini pihak kejaksaan mengembalikan berkas tersebut kepada pihak Polrestabes Medan untuk segera dilengkapi.

Sebelumnya, dalam kasus tersebut, Polisi telah menetapkan 3 tersangka yang masih di bawah umur. Seorang tersangka yang melakukan pemukulan dan menyebabkan FWA (14) meninggal dunia sedangkan 2 lainnya hanya melihat dan melakukan pembiaran.

Laman: 1 2

Berita Terkait