Fakta Polisi Penjambret di Kupang: Beraksi Berulang Kali dan Sudah Dipecat Sejak Maret

Kamis, 10 Juni 2021 15:37
ist/digtara
HSR alias Heru yang sudah dipecat dari anggota Polri sejak Maret 2021

digtara.com – HSR alias Heru (29) yang disebut sebagai oknum polisi ternyata melakukan aksi penjambretan berulangkali. Selain itu, sosok yang sempat menyandang pangkat Bhayangkara Satu alias Bharatu itu juga sudah dipecat sejak Maret 2021.

Sebelumnya terungkap, Heru merupakan eks anggota Polri yang bertugas di Polairud Baharkam Polri. Ia ditangkap di rumah pacarnya di Jalan Oelon II, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang pada Selasa (8/6/2021) sekitar pukul 02.00 Wita.

HSR tercatat sebagai warga Jalan Jati, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Jaha mengatakan Heru terbukti menjadi pelaku spesialis pencurian ponsel di Kota Kupang.
Dari hasil pemerikaan, Bharatu HSR mengakui sudah berulang kali melakukan pejambretan di beberapa lokasi di Kupang. Bahkan ia sampai lupa berapa kali melakukannya.

“Pelaku ini, mengaku sudah lupa dan tidak ingat lagi waktu ia menjambret karena sudah sering dilakukan di banyak lokasi,” kata Hasri.
Kata Hasri, modus pelaku dalam melancarkan aksinya yakni dengan cara meminjam ponsel kepada anak-anak dan remaja dengan alasan menelepon temannya. Setelah korbannya memberikan ponselnya, pelaku lantas kabur membawa ponsel tersebut.

Dari pengakuan pelaku, setelah berhasil menjambret ponsel tersebut dijual ke beberapa rekannya. Uangnya digunakan untuk pesta miras dan foya-foya.

“Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait