Dituduh Tukang Santet dan Rumah Dilempar OTK, Warga Tapteng Terpaksa Nginap di Polsek

Sabtu, 05 Juni 2021 16:00
amir/digtara
Satu keluarga terpaksa tidur di Polsek Sorkam

digtara.com – Rumah Norhaida Situmeang (61) warga Desa Pahiema I, Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapteng, Sumut, dilempar OTK dengan batu serta dibalut surat yang menuduh korban sebagai tukang santet.

Kini, seluruh keluarga terpaksa tidur di Kantor Polsek Sorkam untuk melindungi diri.

Anak dari korban pelemparan, Minar Wati Manalu mengungkapkan, mereka sudah 4 hari menginap di Polsek Sorkam sejak terjadinya pelemparan.

“Rumah orangtua saya dilempar pakai batu berisi surat, dan kami sudah empat hari nginap dipolsek” kata Minar, Sabtu (5/6/2021).

Minar Wati mengatakan, pelemparan itu terjadi pada Selasa (1/6/2021) sekira pukul 03.30 WIB. Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui siapa pelaku pelemparan batu ke rumah mereka, karena saat itu semua orang di dalam rumah sedang tidur.

tukang santet
Secarik kertas yang dilempar bersama batu ke rumah keluarga Norhaida Situmeang. (foto:ist/digtara)

Lanjutnya, setelah terbangun atas peristiwa itu, keluarga Minar di dalam rumah membuka pintu untuk mencari tahu siapa gerangan pelaku pelemparan tersebut.

“Setelah buka pintu, dia (pelaku) lari arah depan rumah, nyebrang. Kita nengok dua orang saja, tapi mukanya tidak nampak,” jelas Minar.

Laman: 1 2

Berita Terkait