Diperkosa dan Diancam Bunuh Sejak 2018, Gadis di Bawah Umur Hamil

  • Whatsapp
Diperkosa dan Diancam Bunuh Sejak 2018, Gadis di Bawah Umur Hamil
Ilustrasi (internet)

digtara.com – Nasib kurang beruntung dialami MMA (17), siswi SMA di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Diperkosa dan Diancam Bunuh Sejak 2018, Gadis di Bawah Umur Hamil

Ia diperkosa tetangganya yang juga masih kerabatnya Fiktor Nau (54), warga Desa Fatukona, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Korban mengaku diperkosa sejak bulan Juli 2018, hingga hamil dan melahirkan pada akhir Agustus 2020. Selama ini, korban hanya bisa pasrah dan tak berani buka suara karena diancam pelaku.

Muat Lebih

Korban kemudian melaporkan ke polisi pada Rabu (2/9/2020).

“Benar, kita sudah terima laporan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di desa Fatukona kecamatan Takari, Kabupaten Kupang,” ujar Kapolsek Takari, Iptu Paulus Malelak, SH MH di kantornya, Rabu (2/9/2020).

Kasus ini diadukan korban bersama kakaknya, Paulina (31), ke polisi pasca korban melahirkan.

Baca: Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pemerkosaan Siswi SMK

“Bulan Juli 2018 sekitar pukul 22.30 bertempat di dalam kamar tidur pelaku di desa Fatukona kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” urai Kapolsek.

Di bawah ancaman bunuh pelaku

Kemudian sejak saat itu perbuatan pelaku tersebut sering dilakukan sehingga korban hamil dan melahirkan bayi pada bulan Agustus 2020 lalu.

Baca: Korban Pemerkosaan Oleh Tujuh Kakak Kelas di Bully dan Tak Sekolah Lagi

“Dalam setiap melakukan hubungan badan, pelaku selalu mengancam akan membunuh korban apabila melaporkan kepada orang lain,” tambah Kapolsek.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan