BNN Gagalkan Peredaran 33,9 Kilogram Sabusabu di Aceh dan Sumut

Minggu, 16 Februari 2020 22:40
Para tersangka yang berhasil ditangkap BNN (ist)

digtara.com | MEDAN – Sebanyak 33,9 kilogram narkoba jenis sabusabu, gagal beredar di Sumatera Utara dan Aceh. Itu terjadi setelah petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama petugas dari Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, menangkap pemilik dan komplotan pengedar narkoba tersebut.

Mereka ditangkap lewat operasi penangkapan di waktu yang hampir sama, di Aceh dan Sumatera Utara pada Kamis 14 Februari 2020 lalu. Yakni di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur,  Aceh dan di Teluk Nibung, Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Deputi Pemberantasan pada BNN, Irjen Pol Arman Depari menyebutkan, dari operasi di Aceh mereka berhasil menangkap 5 orang tersangka dengan barang bukti sabusabu seberat 18,9 kilogram.

“Kelima tersangka mengaku menyelundupkan narkoba dari Malaysia melalui jalur laut,”sebut Arman dalam keterangannya resminya, Minggu (16/2/2020) malam.

Sedangkan dari operasi di Sumut, lanjut Arman berhasil ditangkap 4 orang tersangka dengan barang bukti sabusabu seberat 15 kilogram.

“Operasi ini berawal dari ditangkapnya tersangka Aris saat mengangkut 15 Kg sabu dengan mengendarai sepeda motor. Dia mengaku sabusabu itu dikirimdari Malaysia ke Teluk Nibung. Sabusabu itu milik warga kisaran bernama Aflah,”terang Arman.

Berbekal keterangan dari Aris, petugas BNN kemudian memburu Aflah. Namun saat akan ditangkap, Aflah mencoba kabur bersama istrinya dengan mengendarai mobil.

Petugas yang tak ingin kehilangan buruannya lantas melakukan pengejaran. Petugas bahkan sempat melepaskan tembakan ke arah mobil pelaku.

“Mereka sempat hendak menabrak petugas. Tersangka bisa dihentikan setelah mobil yang mereka kendarai terlibat benturan keras. Aflah mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sedangkan istrinya terkena tembakan di bagian punggung,”sebut Arman.

Melihat kedua korban terluka, petugas BNN kemudian membawa keduanya ke RS Bhayangkara di Medan untuk mendapatkan pertolongan. Sementara barang bukti sabusabu yang diamankan dibawa ke Kantor BNN Provinsi Sumatera Utara.

“Setelah sempat dirawat, tersangka Aflah meninggal di rumah sakit hari ini,”tandas Arman.

[AS]

Berita Terkait