Bawa Lari Remaja 13 Tahun di Sumba Timur, Juragan Ikan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 31 Januari 2022 13:38
ist
Anwar jadi tersangka pencabulan anak di bawah umur

digtara.com – Seorang juragan ikan bernama Anwar (36) ditahan di Rutan Polres Sumba Timur, NTT sejak pekan lalu. Ia kini menghadapi tuntutan 15 tahun penjara setelah melarikan dan dugaan mencabuli remaja 13 tahun.

Anwar yang merupakan warga Pulau Sanane, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan kepulauan, Sulawesi Selatan.

Ia diproses sesuai dengan laporan polisi nomor LP/B/01/I/2022/Sektor P. Lodu/Res ST/Polda NTT, tanggal 17 Januari 2022, Surat perintah penyidikan nomor : Sprindik/8/I/2022/Reskrim, tanggal 20 Januari 2022 dan Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan nomor : B/18/I/2022/Reskrim, tanggal 27 Januari 2022.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Salfredus Sutu, SH kepada wartawan, Senin (31/1/2022) menyebutkan, kejadian ini bermula pada bulan Desember 2021.

Tersangka Anwar sang juragan ikan bersama 4 orang temannya datang dengan kapal ke Benda, Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur untuk mencari gurita dan ikan.

Pada saat mencari hasil di perairan Benda, juaragan ikan itu merekrut/menyewa beberapa orang warga Benda termasuk orang tua dari korban NRPC (13).

Saat berada di Benda, tersangka Anwar pernah beberapa kali ke rumah korban dengan tujuan untuk mengambil air serta mengecas handphone nya.

“Sehingga tersangka bertemu dengan korban dan kemudian tersangka dengan korban menjalin hubungan pacaran,” ujar Kapolres.

Setelah itu tersangka dengan korban sering berkomunikasi lewat handphone.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait