Perhatian! Jangan Sering-sering Cuci Tangan, Begini Penjelasan Dokter Zaidul Akbar

Selasa, 07 September 2021 12:29
internet
Ilustrasi

digtara.com – Membiasakan pola hidup bersih memang baik, tapi Dokter Zaidul Akbar tidak menyarankan over hygiene atau pola hidup bersih berlebihan. Jangan Sering-sering Cuci Tangan

Kata dokter Zaidul, hal itu berpotensi menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Pola hidup bersih berlebihan yang dimaksud dokter Zaidul yakni terlalu sering mencuci tangan dengan sabun, atau mandi lebih dari dua kali sehari.

“Kalau seorang ibu membiasakan anaknya sedikit-sedikit mencuci tangan, atau membersihkan badannya, dengan produk yang mengandung bahan kimia sintetik, maka yang terjadi keseimbangan mikroba yang ada di kulit akan bermasalah,” ujarnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip suara.com –jaringan digtara.com, Selasa (7/9/2021).

Baca: RSUD Padangsidimpuan Berhutang Alat Cuci Darah Rp 2,8 M, DPRD: Segera Audit!

Kebiasaan mencuci tangan dengan bahan kimia sintetik menurutnya, tidak hanya membuat bakteri jahat mati, tapi juga ikut membunuh bakteri baik.

Bahkan kata dia, sabun mandi dan pencuci tangan bisa menghilangkan minyak alami di tubuh dan kulit, sehingga kulit kehilangan kelembapan dan menjadi lebih kering.

Sedangkan kulit kering dan pecah-pecah akan memicu kuman, bakteri hingga virus lebih mudah masuk ke tubuh dan menginfeksi organ lainnya.

Baca: LPPM Unimed Suguhkan BKM Mesin Depot Air Minum dan Mesin Pencuci Tangan Berjalan

Hal ini, dikatakan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Harvard University.

“Di Harvard ada penelitian, yang menyebutkan bahwa anak yang over hygiene atau terlalu bersih, ternyata mempunyai tinglat imunitas yang lebih rendah, dibanding anak-anak yang higinitasnya standar,” tutur dokter Zaidul.

Laman: 1 2

Berita Terkait