Bobby Minta Rumah Sakit di Medan Bongkar Tenda Darurat Pasien Covid-19

Selasa, 10 Agustus 2021 08:10
dok/digtara
Wali Kota Medan Bobby Nasution

digtara.com РWali Kota Medan Bobby Nasution tampak kesal dengan  tindakan Rumah Sakit (RS) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang mendirikan tenda untuk perawatan pasien Covid-19. Kebijakan itu dinilai tak sesuai aturan.

“Ini yang tadi sudah dari kemarin, ada kita catat dua rumah sakit yang sudah melakukan. Kemarin itu Columbia, habis itu hari ini Hermina, harus bisa berpatokan lihatlah BOR Kota Medan,” kata Bobby Nasution usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Medan, Senin (9/8/2021).

Bobby pun telah meminta agar tenda-tenda yang telah didirikan untuk dibongkar.

“Itu yang kita sampaikan tadi, jangan. Jangan seperti itu, tadi sudah saya sampaikan ke Pak Sekda. Sudah kita suruh bongkar. Dan pihak RS sudah berkenan untuk dibongkar. Saya sudah sampaikan ke semua RS, juga jangan seperti itu,” sebut Bobby.

Bobby mengatakan BOR di Kota Medan 73 persen. Bobby meminta jika sebuah RS penuh, maka pasien dirujuk ke RS lainnya.

Jangan langsung memasang tenda, karena BOR Kota Medan belum masuk zona merah atau hitam.

“Ya kalau sudah penuh larikan, kita punya 44 rumah sakit rujukan di Kota Medan. Kalau satu yang penuh rumah sakit lain masih ada,” ucap Bobby.

Bobby meminta setiap rumah sakit mengikuti aturan. Dia meminta agar setiap rumah sakit tidak mengambil inisiatif sendiri-sendiri.

“Aturan itu diikutin. Aturan yang ada, rumah sakit itu kan minimal 30 persen. Minimal loh, Saya datang ke sana, katanya mau ditambah sampai 46 persen, kalau nggak salah dia mengatakan kepada saya,” ucap Bobby.

“Pemko Medan berharap pihak rumah sakit ayolah kita kooperatif sama-sama, ikuti aturannya. Kalau memang mau nampung masyarakat kita yang kena Covid lebih banyak, disubsitusikan dari tempat tidur yang ada. Disubsitusikan ikutilah minimal 30 persen. Itu aja. Jadi sudah kita suruh bongkar,” tuturnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait