Tak Puas Dialog Soal Rasisme Guru Besar USU, Mahasiswa: Jawaban Bapak Melebar Kemana – Mana

Selasa, 02 Februari 2021 19:27
Daniel Purba saat diwawancara di depan halaman Rektorat USU (digtara.com/goklas wisely).

digtara.com – Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) Sumut tidak puas dengan hasil dialog yang berlangsung dengan Guru Besar USU soal rasisme, di halaman belakang Biro Rektorat USU, Selasa (2/2/2021).

Diketahui, Guru Besar USU, Prof Yusuf L Henuk dituding bertindak rasis melalui kalimatnya di Twitter, ‘Semua orang Papua bodoh’ oleh mahasiswa Papua. Maka dari itu, pihak rektorat USU diwakili oleh wakil rektor V, Luhut Sihombing memfasilitasi dialog tiga arah.

Namun dialog tersebut diwarnai adu mulut antara anggota IMP Sumut dan Guru Besar USU tersebut. Walhasil, mahasiswa Papua merasa kecewa dengan respon yang diberikan Henuk.

“Kami datang ke biro rektorat bukan untuk mendapatkan penghinaan terhadap mahasiswa USU. Kalau untuk dialog tadi jujur kami tidak puas karena cara menanggapinya kurang jelas,” jelas juru bicara IMP Sumut, Daniel Purba.

“Dia tidak menjelaskan dengan baik apa tujuan dia buat kalimat di Twitter. Jawabannya juga melebar kemana-kemana,” tambahnya.

Baca: Dialog Rasisme Diwarnai Adu Mulut, Mahasiswa Papua: Kalau Perang Etnis Terjadi Siapa Tanggungjawab?

Dikatakannya tanggapan dari guru besar USU menyerempet pada masalahnya dengan Natalius Pigai. Padahal, lanjutnya, IMP Sumut aksi hari ini bukan terkait hal itu.

“Kami datang ke sini untuk meyelesaikan masalah. Tetapi cara bapak itu menanggapi membuat kami bingung,” katanya.

“Selepas ini kami akan buat diskusi lagi untuk langkah-langkah ke depan. Kami berharap bisa berjumpa lagi dan menanggapi masalah ini dengan bijak,” tandasnya.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtaraJangan lupa, like comment and Subscribe.

Tak Puas Dialog Soal Rasisme Guru Besar USU, Mahasiswa: Jawaban Bapak Melebar Kemana – Mana

Berita Terkait