Angka Mahasiswa Drop Out Masih Tinggi di USU

Rabu, 19 Desember 2018 20:55
Humas USU Elvi Sumanti/digtara

digtara.com | MEDAN – Jumlah mahasiswa yang akhirnya dikeluarkan alias Drop Out (DO) dari Universitas Sumatera Utara (USU) ternyata masih tinggi. Setiap tahun jumlahnya selalu berada diatas angka 100 orang. Hal ini disampaikan Humas USU, Elvi Sumanti saat ditemui digtara.com, Rabu (19/12).

“Tahun 2017 lalu sebanyak 163 mahasiswa dari Strata 1 dan Diploma 3 diputus masa studinya. 85 orang mahasiswa S1 dan 88 merupakan mahasiswa D3. Tahun-tahun sebelumnya juga nggak jauh-jauh dari angka itu,” katanya.

Elvi menjelaskan, penetapan DO kepada para mahasiswa tersebut tidak serta merta mereka lakukan. Pihak kampus akan terlebih dahulu memberikan surat peringatan kepada para mahasiswa. Kemudian mereka juga melakukan evaluasi terkait kondisi perkuliahan mahasiswa tersebut.

“Dilihat juga soal target SKS nya, termasuk kalau misalnya yang bersangkutan tidak jelas status kehadirannya lagi,” ujarnya.

Elvi menambahkan tidak tertutup kemungkinan pihak kampus juga melakukan kebijakan lain. Misalnya mutasi bagi mahasiswa S1 yang memilih meninggalkan jurusannya untuk pindah ke Diploma. Namun untuk hal ini juga ada pertimbangan tertentu. Intinya menurut Elvi, USU selalu berupaya untuk melaksanakan seluruh peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kita berharap kebijakan ini akan membuat mahasiswa dapat lulus sesuai jadwal,” pungkasnya.

Diketahui masa studi untuk program Strata Satu ditetapkan 14 semester baik Ilmu Sosial maupun Ilmu Eksakta. Hal ini tertuang dalam Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015. Namun dalam aturan tersebut disebutkan masa studi mahasiswa Program Strata Satu (S1) sebagaimana tersebut di atas tidak termasuk non aktif dengan ijin Wakil Rektor I ( Cuti Akademik).[Rien Annisa Putri/jni]

Berita Terkait