Terkait Kasus Hoaks Surat Suara, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Sabtu, 05 Januari 2019 13:27

digtara.com | JAKARTA – Polisi akhirnya menetapkan dua orang, yakni LS dan HY sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau Hoaks mengenai adanya tujuh unit kontainer berisikan surat suara Pemilu yang sudah dicoblos.

Kedua orang itu sebelumnya ditangkap dan dilakukan pemeriksaan selama 1 x 24 jam oleh penyidik kepolisian. Polisi sendiri menangkap di Bogor dan Balikpapan.

“Sudah tersangka (LS dan HY),” kata kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono usai diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk ‘Sepak Mafia Bola’ di Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).

Kendati begitu, Syahar menyebut, penyidik tidak melakukan penahanan terhadap dua tersangka tersebut. Namun, aparat penegak hukum terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan kepada dua tersangka tersebut.

“Tak ditahan karena ada ancaman hukuman di bawah lima tahun,” tutur Syahar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo sebelumnya mengungkapkan, kedua orang itu sama-sama menerima konten informasi hoaks itu dan langsung menyebarluaskan ke lini massa tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Keduanya sana menerima konten langsung diviralkan,” ucap Dedi.

Berita Terkait