Soal Buletin Dakwah di Ciracas, DMI Tegaskan Komitmen Tak Berpolitik Praktis

Sabtu, 12 Januari 2019 00:00
Dewan Masjid Indonesia menegaskan independensi dan komitmen mereka untuk tidak berpolitik praktis. Penegasan itu disampaikan untuk merespon munculnya Buletin Dakwah DMI Ciracas yang dinilai bermuatan politik (istimewa)

digtara.com | JAKARTA – Dewan Masjid Indonesia (DMI) menegaskan independensi dan komitmen mereka untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

Penegasan itu disampaikan merespon munculnya Buletin Dakwah DMI Cabang Ciracas, Jakarta Timur, yang bertema “Tahun Semangat Baru Untuk Pemimpin Baru”. Buletin yang dinilai mengandung muatan politik itu terbit pada Jumaddil Awwal 1440 H/ Januari 2019 M.

Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat DMI, Syafruddin mengatakan, DMI adalah organisasi independen yang tidak terkait dan tidak terlibat dalam aktivitas politik apapun.

Visi DMI, juga sudah sangat jelas, yakni untuk memakmurkan dan dimakmurkan Masjid.

”Sehingga segala upaya yang dilakukan DMI hanya dalam konteks visi tersebut,”tegas Syafruddin dalam keterangan resmi yang diterima digtara.com pada Jumat (11/1/2019)

DMI lanjut Syafruddin, bergerak agar terjadi sinergi dan keseimbangan antara tiga hal yakni fisik Masjid, pengurus, dan yang mengisi Masjid, yakni jamaahnya. Masjid tak boleh ditunggangi oleh kepentingan politik manapun.

“Buletin Dakwah DMI Cabang Ciracas tersebut tidak mencerminkan Visi, Misi, maupun pandangan DMI, tetapi adalah pikiran dari oknum yang mencoba menunggangi Dewan Masjid Indonesia untuk kepentingan pribadi dan politik,”sebutnya.

DMI juga tidak mentolerir hal tersebut dan sedang menempuh langkah penertiban menegakkan disiplin organisasi DMI, dan konsolidasi secara internal agar kejadian dan kecolongan serupa tidak terjadi di masa-masa mendatang.

[REL/AS]

Berita Terkait