Ribuan Buku Speksi Dishub Medan Raib, Ini Komentar Anggota DPRD Medan

Jumat, 11 Januari 2019 08:28

digtara.com | MEDAN – Soal hilangnya ribuan buku speksi di Dinas Perhubungan (Dishub) beberapa waktu lalu, menjadi hangat diperbincangkan di kalangan DPRD Kota Medan. Kadishub Medan, Renward Parapat harus mempertanggungjawabkan hilangnya buku speksi tersebut.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi D Abdul Rani SH mengatakan, harus tuntas dan jelas penyebab hilangnya ribuan buku speksi tersebut. Menanggapi pemberitaan media massa terkait hilangnya ribuan buku speksi tersebut, sangat aneh kalau hingga ribuan buku speksi bisa hilang di Dishub Kota Medan.

Pihaknya akan mencari tahu dan menanyakan ke Dishub Medan penyebab dan bagaimana sebenarnya kejadian sehingga bisa hilang buku tersebut, ujar Politisi PPP itu lagi. Namun untuk upaya memanggil Dishub dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Rani menyatakan akan berkoordinasi dengan anggota Komisi D lainnya.

Hal senada diungkapkan Anggota Komisi D lainnya, Paul Mei Anton Simanjuntak SH mengatakan kehilangan buku speksi itu harus dipertanggungjawabkan karena ada kemungkinan terjadi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor itu.

Dengan hilangnya ribuan buku speksi tersebut, Pemko Medan kehilangan PAD yang cukup besar. Kasus itu harusnya diusut tuntas dan para pelaku harus ditangkap.

“Jangan hanya disebut-sebut hilang, namun tidak ada tindaklanjut dalam kasus hilangnya dokumen tersebut,” sebut Politisi PDI Perjuangan ini lagi.

Polisi harus menyelidiki kasus hilangnya ribuan buku speksi di Dishub Medan, karena menurut Kadishub Renward Parapat kasus itu sudah diadukan ke Polsek Sunggal pada tahun 2018 lalu. Polisi diminta bergerak cepat untuk mengungkap siapa sebenarnya pelakunya, ujarnya lagi.

Terpisah, Kapolsek Sunggal Kompol Yassir Ahmadi SIK saat dikonfirmasi Wartawan Kamis (10/1/2019) mengatakan laporan tersebut belum ia terima sejak memimpin di Polsek Sunggal. Namun demikian, Yassir mengatakan akan mengecek kembali terkait laporan itu.

“Waktu zaman Kapolsek sebelum saya itu, tak tau saya faktanya itu, coba saya cek dulu ya,” ujarnya

Berita Terkait