PVMBG Turunkan Status Gunung Api Sinabung

Senin, 20 Mei 2019 17:22
Istimewa
Erupsi Gunung Api Sinabung.

digtara.com | MEDAN – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dari Awas (level IV) menjadi Siaga (level III).

Penurunan status ini tertera dalam surat pemberitahuan dari Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Karo.

Dalam surat bernomor 948/45/BGL.V/2019 yang ditandatangani, Kepala PVMBG pada Badan Geologi, Kasbani itu, disebutkan bahwa penurunan status tersebut berlaku mulai pukul 10:00 WIB pagi tadi.

“Iya benar, Senin (20/5/2019) statusnya sudah diturunkan ke level III pada pukul 10.00 WIB, tadi,” ujarnya.

Penurunan status ini, kata Kasbani, didasarkan pada evaluasi yang mereka lakukan terhadap aktifitas gunung berketinggian 2460 mdpl itu. Diaman dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, Api Gunung Sinabung tidak menunjukkan aktivitas vulkanik yang begitu signifikan.

Namun ia menegaskan, walaupun statusnya sudah turun, akan tetapi erupsi diprediksi masih akan terjadi. Bahkan bila status Gunung Sinabung nanti telah berada di level II (waspada).

“Kalaupun ada erupsi, sifatnya kecil. Serta hanya berdampak pada abu vulkanik saja,” jelasnya.

Sementara itu, terkait perubahan status tersebut, Kasbani menyebutkan bahwa jarak radius untuk zona merah Gunung Sinabung pun juga telah diturunkan. Akan tetapi masyarakat sekitar masih belum boleh melakukan aktivitas.

“Untuk wilayah Selatan Timur dari kaki Gunung Sinabung, radiusnya sejauh 5 km, wilayah Timur-utara 4 km, dan selebihnya 3 km,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan status Gunung Sinabung masih berpotensi naik kembali Awas (level IV), namun hal tersebut tergantung bagaimana perkembangan aktivitas Gunung tersebut kedepannya.

“Kita lihat dulu aktivitasnya kedepan nanti,” pungkasnya.

[AS]

Berita Terkait