Warga Ngaku Terima Panjar, Bawaslu Labuhanbatu: Belum Ada Laporan dan Temuan Politik Uang

  • Whatsapp
Bawaslu Labuhanbatu
Ketua Bawaslu Labuhanbatu Makmur (kanan) (ikabina.com/digtara)

digtara.com – Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Labuhanbatu, 24 April mendatang, isu praktik politik uang beredar kencang. Namun Bawaslu Labuhanbatu mengaku belum menerima laporan maupun temuan praktir tersebut.

“Sejauh ini politik uang belum ada temuan di lapangan. Belum ada laporan dan temuan,” kata Ketua Bawaslu Labuhanbatu Makmur saat dihubungi digtara.com, Kamis (8/4/2021).

Sejauh ini, kata Makmur, pihaknya baru menerima satu laporan. Hal itu berkaitan dengan adanya oknum ASN yang dianggap tidak netral.

Muat Lebih

“Tapi karena ada mekanisme bahwa laporan itu sudah kadaluwarsa, maka dihentikan,” ucapnya.

Dalam hal pencegahan, Makmur mengungkap pihaknya sudah memetakan tingkat kerawanan. Dalam hal ini, Bawaslu Labuhanbatu menjadikan Kecamatan Rantau Selatan dan Bilah Hilir menjadi skala prioritas pengawasan.

“2 kecamatan itulah yang agak panas,” jelasnya.

Dalam PSU ini sendiri, Makmur mengatakan Bawaslu sudah menyurati Pemda, Parpol dan Paslon.

“Kampanye oleh sudah tidak ada lagi, kita sudah surati Pemda agar ASN netral sampai ke tingkat Kepling. Kita sudah surati Paslon dan Parpol, kita utamakan pencegahan,” ucapnya.

Pangakuan Warga

Pernyataan Makmur soal belum adanya temuan praktik uang berbanding terbalik dengan pengakuan seorang warga.

Sebab, berdasarkaninformasi yang diterima wartawan, dua Paslon yang paling berpeluang menang di Pilkada Labuhanbatu mulai gencar turun dan memberikan ‘uang muka’ kepada warga di salah satu TPS di Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan