Pasutri Ini malah saling bantah Terkait Poster Penolakkan Sandiaga

Selasa, 11 Desember 2018 16:15
Poster dukungan untuk Jokowi Foto: Dok. Prabowo-Sandiaga
Poster dukungan untuk Jokowi Foto: Dok. Prabowo-Sandiaga

Kota Pinang – Ada yang menarik dari kunjungan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno ke pasar yang ada di Kota Pinang. Dalam kunjungannya tersebut, terdapat banyak poster-poster dilapak pedagang yang menolak kedatangannya.

Namun bukannya marah atau mundur, cawapres dengan nomor urut 02 itu  terlihat santai dan mendatangi para pedaganng.

“Jadi saya pulang aja nih?” kata Sandiaga di pasar itu, Selasa (11/12/2018).

Bukannya mengiyakan para ibu-ibu tersebut malah mengerumuninya dan memintanya jangan pulang

Dalam poster yang berada dibeberapa lapak pedagang, bertuliskan Pak Sandiaga Uno Sejak Kecil Kami Sudah Bersahabat Jangan Pisahkan Kami Gara-gara Pilpres Pulanglah!!!

Sandi sempat menemui salah seorang pedagang yang memasang poster itu.

“Bapak memasangnya sendiri? Kami sejak awal selalu ingin menciptakan kampanye yang sejuk, tidak memecah belah. Kampanye berpelukan Pak Dirjon. Tidak ada upaya memecah belah,” jelas Sandi ke Dirjon seperti yang dilansir detik.

Mendengar penjelasan Sandiaga, Dirjon tidak mengeluarkan kata-kata. Istri Dirjon yang kemudian menimpali Sandiaga.

“Kami dibayar, Pak, untuk pasang poster itu,” kata istri Dirjon.

“Tidak, Pak, itu aspirasi kami,” timpal Dirjon membantah istrinya.

Tak hanya poster yang memintanya pulang, poster dukungan keJokowi juga tampak terpasang di lapak pedagang. Dari foto yang diterimadetikcom, poster bertuliskan ‘#2019 tetap JOKOWI. APAPUN ALASANNYA PILIHAN KAMITETAP JOKOWI’ itu terlihat dalam foto Sandiaga bersama ibu-ibu.

Dalam kunjungannya itu, Sandiaga juga sempat berbincang dengan para pedagang. Sejumlah pedagang mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat di sana.

“Harga sayur turun, Pak, dengan cuaca seperti ini. Tapi ada juga yang naik, seperti beras, telor dan bawang. Pasar juga kalau bisa diperbaiki, Pak. Kalau hujan banjir dan tergenang, seperti sekarang ini, Pak,” kata Buni Yamin.

“Insya Allah kami akan menampung aspirasi ini. Saya dan Pak Prabowo punya program harga-harga kebutuhan pokok stabil dan terjangkau, juga revitalisasi pasar. Kami akan buat pasar nyaman untuk pembeli dan pedagang. Sehingga transaksi berjalan dengan baik. Para pedagang pasar ikut sejahtera. Soal turunnya komoditas sawit, seharusnya pemerintah hadir untuk mempertahankan komoditas ini,” jawab Sandi.

(dtc)

Berita Terkait