KPU: Pemilu Serentak Bukan 2024, tapi 2026 untuk Win-win Solution

  • Whatsapp
KPU: Pemilu Serentak Bukan 2024, tapi 2026 untuk Win-win Solution
Komisioner KPU RI, Hasyim Asyari. (internet)

digtara.com – Komisioner KPU RI Hasyim Asyari menyampaikan pendapatnya terkait rencana Pemilu Serentak 2024. KPU: Pemilu Serentak Bukan 2024, tapi 2026 untuk Win-win Solution

Hasyim menjelaskan, terdapat dua jenis Pemilu Serentak. Pertama, Pemilu Serentak Nasional 2024 yakni Pilpres, Pemilu DPR dan DPD. Kedua, Pemilu Serentak Daerah 2026 (Pilkada Prov/Kab/Kota dan DPRD Prov/Kab/Kota).

“Pemilu Serentak Nasional sudah ada desain/pola keserentakan 5 tahunan dan sudah dipraktekkan dalam Pemilu 2019. Regularitasnya 5 tahun berikutnya adalah 2024,” kata Hasyim dalam keterangannya, Jumat (5/2/2021).

Muat Lebih

Pilkada Serentak selama ini, yakni 2015, 2017, 2018, 2020, menurutnya baru tercapai keserentakan coblosan, belum mampu menata keserentakan masa jabatan kepala daerah.

“Masa jabatan kepala daerah masih beragam dan tidak sinkron dengan masa jabatan anggota DPRD,” katanya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Hasyim menyarankan diatur pelembagaan keserentakan pemilu. Dengan harapan agar tercapai tujuan pemilu yaitu membentuk pemerintahan nasional dan pemerintahan daerah.

“Desain Pemilu Daerah Serentak 2026 yaitu untuk memilih kepala daerah prov/kab/kota serentak (bersamaan) dengan pemilu anggota DPRD prov/kab/kota,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan