Heboh, ‘Uang Ketok’ Anggota DPRD Padangsidimpuan Beredar di Grup WhatsApp

  • Whatsapp
Heboh, 'Uang Ketok' Anggota DPRD Padangsidimpuan Beredar di Grup WhatsApp
Gedung DPRD Padangsidimpuan. (internet)

digtara.com – Istilah ‘uang ketok’ dikalangan anggota DPRD tidak asing lagi. Bahkan sudah menjadi kebiasaan antara legislatif dengan eksekutif. Heboh, Uang Ketok Anggota DPRD Padangsidimpuan Beredar di Grup WhatsApp

Dikalangan anggota DPRD Padangsidimpuan uang suap itu malah diributkan melalui group WhatsApp (WA) internal anggota dewan. Sayangnya, rahasia orang dalam itu beredar di kalangan masyarakat.

Pernyataan mengejutkan dan menghebohkan itu datang dari anggota DPRD Padangsidimpuan, Marataman Siregar di group WA kalangan wakil rakyat yang menyatakan menerima uang sidang atau ketok palu (suap).

Muat Lebih

Marataman menjelaskan dalam percakapan WA group itu menggunakan bahasa daerah yakni,  “Ass. Sahabat DPRD onma nahujakit sian pimpinan s dan er sian pimpinna anggota dpr pertama 3,5 juta tamba 1,5 jt dan ditambah sian komisi au aktorna tu bayoi/adong tamba penambahan lkpj adong 1 jt adong 1,5 sebelum u ekspos tupihak berwajib”.

Terjemahannya, (Ass. Sahabat DPRD inilah yang saya terima dari pimpinan s “ketua” dan er pertama senilai Rp3,5 juta dan Rp1,5 juta dari komisi (RAPBD) dan LKPJ ada Rp1 juta sebelum saya sampaikan ke pihak berwajib” katanya dalam percakapan.

Marataman Siregar menjelaskan dirinya siap mengembalikan uang suap pasca sidang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2021 yang disahkan bulan november 2020 dengan menerima uang sebesar Rp4,5 juta dalam dua termen yakni awal Rp3 Juta dan berikutnya 1,5 juta yang diberikan oleh oknum DPRD.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

3 Komentar