Covid-19 Level Darurat, NU Serukan Tunda Pilkada

  • Whatsapp
Covid-19 Level Darurat, NU Serukan Tunda Pilkada
Ketua Umum NU, Said Aqil Siroj (kiri). (internet)

digtara.com – Nahdatul Ulama (NU) menyerukan pemerintah menunda penyelenggaraan Pilkada Serentak yang puncaknya dijadwalkan digelar pada 9 Desember 2020. Covid-19 Level Darurat, NU Serukan Tunda Pilkada

Alasannya, penyebaran wabah COVID-19 makin meluas dan dikhawatirkan menimbulkan dampak yang lebih buruk lagi jika pilkada tetap dilaksanakan.

NU mengingatkan penyebaran wabah virus Korona di Indonesia sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda terkendali, malahan sebaliknya.

Muat Lebih

Agenda pilkada, yang sedikit atau banyak ada pengerahan massa, berpotensi menjadi sarana penularan secara lebih masif lagi.

“Karena penularan COVID-19 telah mencapai tingkat darurat, maka prioritas utama kebijakan negara dan pemerintah selayaknya diorientasikan untuk mengentaskan krisis kesehatan,” sepenggal petikan surat resmi yang ditandatangani Ketua Umum Said Aqil Siroj dan Sekretaris Jenderal Helmy Faishal Zaini itu.

Pilkada serentak 2020 dijadwalkan digelar di sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Tahapan-tahapannya sudah dimulai dan puncaknya, yaitu pemungutan suara, pada 9 Desember 2020.

Sebagaimana lazimnya perhelatan politik, momentum pesta demokrasi selalu identik dengan mobilisasi massa.

“Kendatipun ada pengetatan regulasi terkait pengerahan massa, terbukti dalam pendaftaran pasangan calon terjadi konsentrasi massa yang rawan menjadi klaster penularan,” kata Said Aqil Siroj seperti dikutip dari VIVA, Minggu, 20 September 2020.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan