Akui Cost Politik Besar, Edy: Jangan Jadi Alasan Ambil Uang Rakyat

Kamis, 10 Juni 2021 17:23
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. (digtara.com/satria)

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengingatkan seluruh bupati/wali kota di Sumut untuk tidak melanggar hukum dan tidak mengambil uang negara atau korupsi. Ia ingin semua bupati/walikota untuk bekerja demi rakyat. Akui Cost Politik Besar

Hal itu dikatakannya usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Nias terpilih, Kamis (10/6/2021) di rumah dinas Gubsu.

Edy mengaku, ia tak ingin, ada lagi kepala daerah di Sumut yang tersandung masalah hukum jika bercermin dari kasus Walikota Tanjung Balai.

Baca: Santri Tewas di Pesantren Darul Arafah Raya, Gubsu Angkat Bicara

“Begitulah, karena wartawan tak pernah mengingatkan bupati, sehingga bupati/walikota lupa. Gubernur kok nggak diingatkan wartawan, lupa nanti,” sebut Edy Rahmayadi.

Dalam pertarungan untuk menjadi kepala daerah di Pilkada, mantan Pangkostrad ini mengakui ongkos politik sangat mahal. Namun, ia tak mau itu dijadikan alasan untuk melakukan korupsi.

Laman: 1 2

Berita Terkait