Peralihan Musim, Waspadai Puting Beliung Dan Kebakaran Hutan

Selasa, 08 Januari 2019 12:10
Ilustrasi/Net

digtara.com | MEDAN – Puting beliung dan kebakaran hutan menjadi dua hal yang harus diwaspadai di kawasan Sumatera Utara saat ini. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I Medan, Syahnan terkati prakiraan adanya peralihan musim dari musim penghujan ke musim kemarau.

“Kita perkirakan musim kemarau akan terjadi mulai Januari 2019 hingga Maret 2019,” katanya, Selasa (8/1/2019).

Syahnan menjelaskan, pada peralihan musim seperti ini beberapa kawasan masih diguyur hujan terutama di kawasan pegunungan. Namun itensitasnya semakin menurun. Perubahan-perubahan suhu tersebut berpotensi memicu munculnya angin puting beliung.

“Sementara kalau sudah musim panas, kita selalu mengimbau agar mewaspadai titik panas yang dapat memicu kebakaran hutan,” ujarnya.

Dari hasil analisis BBMKG bahwa curah hujan terkini pada dasarian III Desember 2018 menunjukkan bahwa secara umum curah hujan wilayah Sumatera Utara berada pada kategori Rendah hingga Menengah (0-150 mm). Hari Tanpa Hujan di Sumatera Utara umumnya memiliki kriteria Masih Ada Hujan hingga Sangat Pendek (1-5 hari tanpa hujan). Bahkan terdapat beberapa wilayah dengan Hari Tanpa Hujan kategori Menengah (11-20 hari tanpa hujan) seperti di Kabupaten Serdang Bedagai.

Pada dasarian I Januari 2019, diprakirakan umumnya curah hujan Sumatera Utara berada dalam kategori Menengah (51-150 mm). Adapun wilayah yang diprakirakan memiliki curah hujan kategori Rendah (0-50 mm) meliputi sebagian Kabupaten Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, dan Labuhan Batu Selatan.

Normalnya, sebagian besar wilayah Sumatera Utara memasuki periode musim kemarau pertama di bulan Januari. Awal musim kemarau ditandai dengan jumlah curah hujan selama satu dasarian kurang dari 50 mm dan diikuti oleh minimal dua dasarian berikutnya berturut- turut. Berdasarkan analisis curah hujan pada bulan Desember 2018, terdapat beberapa wilayah yang diindikasikan sudah memasuki musim kemarau, yaitu sebagian wilayah pada Zona Musim 6 dan Zona Musim 7 seperti sebagian Wilayah Kabupaten Batubara, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Kota Tebing Tinggi.[JNI]

Berita Terkait