Pemilu 2019, Warga Medan Mulai Manfaatkan Fasilitas Pindah Memilih

  • Whatsapp
(Komisi Pemilihan Umum Melakukan Sosialisasi Pemanfaatan Fasilitas Pindah Memilih Kepada Warga di Medan (ist))

digtara.com | MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan fasilitas pindah memilih untuk pemilik suara pemilu 2019 yang tidak bisa menggunakan hak pilih di daerah domisili mereka. Fasilitas ini disiapkan untuk mengakomodasi hak pilih warga yang karena alasan tertentu tak bisa berada di wilayah domisili mereka saat hari pemungutan suara.

Fasilitas pindah memilih ini pun sudah mulai dimanfaatkan warga. Seperti tercatat di KPU Medan, sudah ada 44 warga yang mengurus formulir A-5 untuk memanfaatkan fasilitas tersebut.

Koordinator Divisi Program, Data dan Informasi KPU Medan, Nana Miranti menyebutkan, dari 44 orang yang mengurus formulir A-5 itu, satu orang adalah warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat yang ingin menggunakan hak pilihnya di Medan. Sedangkan 43 orang lainnya merupakan warga Medan yang mengurus pindah memilih ke luar daerah.

Muat Lebih

Nana menjelaskan, untuk warga Stabat yang pindah memilih alasannya karena sedang menjalani pekerjaan. Sehingga pada saat hari pencoblosan yakni Rabu, 17 April 2019 yang bersangkutan berada di Medan dan tidak bisa balik ke tempatnya terdaftar meskipun saat pemilihan nanti adalah hari yang diliburkan.

“Sebagai konsekuensinya, warga tersebut hanya bisa mendapatkan surat suara calon presiden/wakil presiden serta surat suara calon DPD RI. Sisa surat suara lainnya yakni calon DPR RI, calon DPRD Provinsi dan calon DPRD Kab/Kota tidak dapat diperoleh karena alamat domisilinya berbeda daerah pemilihan,”ujar Nana, Rabu (26/12/2018).
 
Sedangkan 43 warga Medan yang memilih pindah ke luar, dimana 28 orang pindah memilih ke luar Provinsi Sumatera Utara dan 15 lainnya masih berada di provinsi yang sama.

“Untuk yang pindah keluar provinsi beberapa diantaranya pindah memilih ke luar negeri dan ke Pulau Jawa karena alasan pendidikan dan pekerjaan. Jadi yang pindah keluar provinsi nanti hanya dapat surat suara calon presiden dan wakil presiden,”jelasnya.
 
KPU Kota Medan sendrii, kata Nana, akan terus melakukan pendataan terhadap warga yang ingin mengurus surat pindah memilih hingga batas akhir 12 Maret 2019 untuk wilayah Kota Medan dan 18 Maret 2019 untuk tingkat nasional.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada warga yang dipastikan pada hari pemungutan suara tidak berada di tempat dirinya terdaftar, dapat segera melaporkan atau mengurus surat pindah memilih.

“Pengurusan bisa diajukan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan ataupun langsung ke Kantor KPU Medan,”tandasnya.

[AS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan