Okupansi Kereta Api di Sumut Capai 90 Persen

  • Whatsapp
(Para pemudik mulai memadati Stasiun Besar Medan. PT KAI mencatat, okupansi kereta di musim mudik Natal dan Tahun Baru kali ini telah mencapai 90 persen (kartik/digtara))

digtara.com | MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengklaim telah memberangkatkan lebih dari 140 ribu penumpang di musim mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Jumlah itu dicatat untuk kelas ekonomi maupun untuk kelas eksekutif sejak 20 Desember 2018 lalu.

Manager Humas PT KAI Divisi Regional I-Sumatera Utara, M Ilud Siregar mengatakan, dengan jumlah penumpang sebanyak itu, tingkat isian (okupansi) kereta yang mereka berangkatkan dalam sepekan terakhir telah mencapai lebih dari 90 persen.

“Okupansi 90 persen hingga 100 persen sejak 7 hari terakhir. Khususnya untuk kelas ekonomi rute Medan-Tanjung Balai, Medan-Rantau Prapat dan Medan-Binjai,”kata Ilud kepada digtara.com di ruang kerjanya, Jumat (28/12/2018).

Muat Lebih

Calon penumpang memadati pintu masuk Stasiun Besar Medan

Ilud menyebutkan, puncak arus mudik natal dan tahun baru kali ini, akan terjadi mulai jumat 28 Desember 2018 hingga pada hari Minggu 31 Desember 2018, sementara arus balik diprediksi terjadi pada hari Rabu 2 Januari 2019 hingga Sabtu tanggal 5 Januari 2019 nanti.

“Kita sudah menyiapkan posko-posko di tiap stasiun untuk memudahkan pemudik mendapatkan informasi maupun bantuan lainnya,”sebutnya.

Lebih lanjut Ilud menyebutkan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan tiket keberangaktan, saat ini tidak perlu antre. PT  Kai sudah mempermudah akses pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access, maupun melalui minimarket dan juga mitra-mitra PA KAI.

Petugas memberkan informasi kepada pengguna jasa kereta api di Stasiun Besar Medan

“Ini kita lakukan untuk menghindari antrian pembelian di loket. Untuk pembayaran bisa dilakukan melalui mesin ATM maupun paymen gateway yang sudah bermitra dengan kita” tambahnya.

Pantauan digtara, kondisi di Stasiun Besar Medan sudah mulai dipadati pemudik. PT KAI pun sudah mulai menyiapkan skema pelayanan khusus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Diantaranya mengatur ruang tunggu penumpang, hingga lokasi drop off dan parkir kenderaan di stasiun.

[Kartik/AS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan