Mantan Rektor USU 3 Periode Wafat

  • Whatsapp
Mantan Rektor USU 3 Periode Wafat

digtara.com – Mantan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis, DTM & H, Sp A (K), dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020) pukul 07.45 di RS Columbia Medan. Mantan Rektor USU 3 Periode Wafat

Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum beserta seluruh pimpinan dan sivitas akademika USU menyampaikan ucapan dukacita dan kehilangan mendalam atas berpulangnya Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis yang bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke 68 Fakultas Kedokteran USU.

“Seluruh pimpinan dan keluarga besar USU sangat kehilangan atas wafatnya Prof Chairuddin P Lubis yang karya, ide dan gagasannya, baik selama beliau menjadi dosen maupun sebagai Rektor USU sangat luar biasa didedikasikan untuk kemajuan USU. Beberapa yang diantaranya sangat monumental adalah perjuangannya untuk menjadikan USU menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (USU PT BHMN) pada tahun 2003, pertama di luar Pulau Jawa, yang sejak 2014 berubah menjadi PTN BH,” kata Prof Runtung.

Muat Lebih

Menurut Rektor, perjuangan Prof Chairuddin P Lubis yang juga patut dikenang adalah saat memperoleh Kampus USU di Kwala Bekala seluas 300 ha.

Selain itu, perjuangannya memperoleh bantuan dari Pemerintah RI untuk pembangunan Rumah Sakit USU dan meletakkan Batu Pertama Pembangunan RS USU.

“Pada masa kepemimpinannya, beliau juga berhasil menempatkan  USU dalam jajaran 10 Besar PTN di Indonesia, dan banyak lagi karya beliau yang menjadi karya monumental untuk dikenang sepanjang sejarah USU,” ujarnya.

Bagi Runtung, Prof Chairuddin P Lubis, selain pendahulu sebagai Rektor USU, juga menganggapnya sebagai orang tua dan abang tempat untuk bertanya di kala ada masalah yang dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai rektor.

“Sifat Prof Chairuddin yang visioner, tegas, jujur, dan tiada hari tanpa memikirkan kemajuan USU menjadi sumber inspirasi dan tauladan yang baik bagi saya. Selamat jalan Abang kami Prof Chairuddin. Semoga segala pengabdian dan kebaikan dan tauladan yang Abang berikan diterima sebagai pahala oleh Allah SWT. Kami semua senantiasa mendoakan, semoga Allah SWT mengampuni dosa dan kealpaan yang pernah Abang lakukan, dan Abang mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT,” ucap Prof Runtung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan