Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia Wafat, PSSI Berduka

  • Whatsapp
Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia Wafat, PSSI Berduka
Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja Ijatna. (net)

digtara.com – Mantan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja Ijatna, dikabarkan meninggal dunia, Senin malam (3/8/2020). Selama meniti kariernya di dunia sepak bola, almarhum pernah menukangi timnas putri Indonesia di Asian Games 2018. Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia Wafat, PSSI Berduka

Kabar duka ini disampaikan legenda timnas putri, Papat Yunisal. Satia Bagdja Itjatna meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 20.45 WIB karena sakit.

“Beliau merupakan sosok yang dekat dan selalu ingin memajukan sepak bola wanita. Dia terlibat dalam perubahan sepak bola putri yang lebih baik dan tertata. Sepak bola wanita sangat berduka,” kata Papat seperti dikutip dari Liputan6.com, Selasa (4/8/2020).

Muat Lebih

Menurut perempuan yang bermain untuk timnas putri di Kejuaraan Putri ASEAN edisi 1982 itu, Satia Bagdja memiliki kemampuan untuk mendekatkan diri dengan pesepak bola putri.

Selama menangani timnas putri di Asian Games 2018, di mana ketika itu Papat Yunisal sebagai manajer tim, Satia Bagdja mampu menghadirkan rasa nyaman dan suasana kekeluargaan dalam skuat.

Terkejut

“Sebagai orang yang pernah melatih atlet putri UNJ (Universitas Negeri Jakarta-red), dia bisa memosisikan diri dengan baik sebagai pelatih, guru dan ayah bagi atlet. Dia mengerti apa yang diperlukan oleh atlet perempuan yang secara psikologis berbeda dengan atlet laki-laki. Satia Bagdja mengetahui kapan dia harus tegas, kapan dia mesti mendekati pemain. Selalu memiliki solusi terbaik untuk setiap masalah,” kata Papat menjelaskan.

Ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita itu juga mengaku terkejut dengan kepergian Satia Bagdja ke pangkuan Sang Pencipta.

Sakit

“Sebelumnya tidak pernah ada kabar dia menderita sakit dan lain-lain. Baru tadi sore ada pesan dari keluarga yang mengatakan beliau sedang sakit dan kesehatannya tinggal 20 persen,” kata Head of Women’s Football PSSI itu.

Selama kariernya sebagai pelatih, pria yang juga dosen di Universitas Negeri Jakarta itu dikenal sangat dekat dengan pelatih Madura United Rahmad Darmawan dan hampir selalu mengikuti pria asal Lampung itu sebagai asisten pelatih. Dia pun sudah mengantongi lisensi A AFC.

Berpisah

Satia Bagdja adalah asisten pelatih ketika Rahmad Darmawan menjabat pelatih kepala di Persikota Tangerang, Arema Malang, Persebaya Surabaya, Persija, timnas U-23 tahun 2011-2013 dan terakhir di klub Malaysia T-Team.

Mereka baru berpisah jalan saat Rahmad Darmawan menangani Sriwijaya FC untuk Liga 1 musim 2018. Pada musim kompetisi 2019, Satia Bagdja melatih Persiba Balikpapan yang berlaga di kompetisi Liga 2 Indonesia.

[ya]  Mantan Pelatih Timnas Putri Indonesia Wafat, PSSI Berduka

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan