Ketua DPRD Madina Sayangkan 7 Siswi Dikeluarkan Gegara Aksi Sobek Rok Di SMAN 1 Panyabungan

Kamis, 10 Januari 2019 08:25

digtara.com | MADINA – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Maraganti menyesalkan kebijakan pihak SMAN 1 Panyabungan yang langsung memberhentikan 7 siswi karena melakukan aksi robek rok di sekolah.

Menurutnya pihak sekolah seharusnya melakukan pembinaan, bukan langsung mengekuarkan mereka dari sekolah.

“Sangat di sayangkan sekali kalau siswi di kelaurkan dari sekolah, seharusnya pihak sekolah memberikan pembinaan kepada siswa, bukan lantas membuat surat peryataan untuk mencari sekolah lain,” katanya, Kamis (10/1/2019).

Politisi Partai Hanura ini mengakui aksi yang dilakukan oleh para siswi tersebut sangat tidak pantas. Namun, justru disitulah peran lembaga pendidikan untuk mengingatkan mereka agar tidak mengulang aksinya.

“Kalau ini yang terjadi kan justru adanya dugaan oknum wali kelas justru mempertontonkan mereka kepada siswa lain dan memotret mereka yang akhirnya menyebar ke jejaring media sosial. Ini juga sangat kita sayangkan,” ujarnya.

Dalam kurun waktu dekat ini, DPRD Madina menurutnya akan turun ke sekolah tersebut untuk membahas masalah ini. Mereka berharap ada solusi terbaik yang dapat diambil dari kejadian yang membuat heboh dunia pendidikan di Madina tersebut.[Agus Hasibuan/JNI]

Berita Terkait