Iduladha dan Cuaca Ekstrim Sebabkan Harga Cabai ‘Pedas’ di Medan

Harga cabai merah dan cabai rawit pedas di Kota Medan. Ini disebabkan cuca ekstrim dan tipisnya stok. / MAG-4

digtara.com – Harga cabai merah dan cabai rawit naik di momen Hari Raya Iduladha 1441 H. Kenaikan disebabkan curah hujan yang tinggi dan berdampak pada menipisnya persediaan, Sabtu (1/8/2020) di Kota Medan.

Harga cabai merah yang biasanya dijual 20 ribu rupiah perkilogram kini menjadi 32 ribu rupiah perkilogramnya, di pasar-pasar tradisional.

Sedangkan cabai rawit yang biasanya 25 ribu rupiah per kilogram kini menjadi 35 ribu rupiah per kilogramnya.

Muat Lebih

“Iya bang naik, itu pun karena cuaca ekstrim belakangan ini. Jadi stok menipis,” kata salah satu pedagang di pasar Sei Sikambing, Depi (31)

Menurutnya, sebelumnya, bawang putih sempat mengalami kenaikan beberapa waktu lalu, namun kini sudah normal kembali. “Untuk harga lainnya normal tidak ada kenaikan,” ucapnya.

Pedagang lainnya, Ita (40) menjelaskan penyebab kenaikan tidak ada hubungannya dengan petani, tengkulak, maupun distributor melainkan stoknya berkurang saja, karena banyak petani yang gagal panen akibat banjir.

Untuk harga bawang merah masih bertahan di 20 ribu per kilogramnya, bawang putih 19 ribu rupiah per kilogramnya.

“Meski harga cabai naik, tapi tidak mempengaruhi kuantitas pembeli. Karena saat ini cabai dibutuhkan untuk memasak daging,” klaim Ita.

Ia pun memastikan untuk stok sembako di pasar Sei Sikambing masih aman. (MAG-4)

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar