Warga Korban Pemukulan Oknum Polisi Jadi Tersangka di Jateng, Pelaku Kebal Hukum Tak Diproses

Selasa, 30 Agustus 2022 22:03

digtara.com – Seorang warga korban pemukulan oknum polisi kini malah jadi tersangka. Bahkan secepat kilat, kasusnya sudah disidangkan. Sementara oknum polisi yang memukulinya terkesan kebal hukum.

Warga tersebut bernama Khozin Alfian Majid dan temannya Rommy – yang sempat viral pada 25 Juli 2022 karena video penganiayaan yang dilakukan oknum polisi Brigadir DH.

Muhammad Bambang Pontas Rambe SAg selaku abang korban Khozin mengatakan, adiknya telah dihadirkan dalam sidang pertama pada 23 Agustus 2022, tanpa sepengetahuan keluarga dan kuasa hukumnya.

“Kami mengetahui bahwa pada 23 Agustus itu digelar sidang pertama adalah karena pada saat itu kami berniat melakukan praperadilan untuk memperoleh keadilan bagi adik kami. Tapi kemudian pada tanggal itu pula terlihat di SIPP PN Pekalongan bahwa sidang digelar pada hari itu. Sementara kami belum dikabari sama sekali, begitupun terdakwa belum mendapatkan kabar,” terang Muhammad Bambang, Selasa (30/8/2022).

Pihaknya bahkan tidak mendapat informasi mengenai sidang tersebut, padahal ibunya mengunjungi Khozin ke Rutan pada 22 Agustus.

“Bahkan Khozin pun tidak mengetahuinya, ” ujar Rambe.

Kronologi Peristiwa

Pada tanggal 24 malam hari sekitar jam 22.00 Khozin dan Rommy dianiaya oleh Oknum Polisi Brigadir DH.

Setelah dianiaya, oknum polisi tersebut membuat laporan ke Polsek Bojong, Polres Pekalongan, Polda Jawa Tengah bahwa Khozin dan Rommy melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.

Pada tanggal 25 Juli, sudah terbit surat penangkapan dan penahanan dengan pasal 170 tersebut. Dan surat tersebut sudah dikirim ke rumah.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait