Unik, Delapan Saksi Kasus Kerangkeng Manusia Kenakan Topeng saat Berikan Kesaksian

Rabu, 24 Agustus 2022 17:15
digtara.com/hendra mulya
Unik, Delapan Saksi Kasus Kerangkeng Manusia Kenakan Topeng saat Berikan Kesaksian

digtara.com – Sidang kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat Nonaktif, terbit rencana Perangin-angin kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Rabu (24/8/2022). Delapan saksi yang dihadirkan kesemuanya kenakan topeng.

Kali ini sidang masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi dalam tiga berkas dakwan dengan mendengarkan keterangan saksi yang dilindungi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Namun ada yang unik dalam persidangan yang dilaksanakan di ruang sidang Prof. Dr. Kusumah Admaja SH ini.

Delapan saksi yang dihadirkan oleh pihak LPSK ini semuanya mengenakan topeng saat masuk ruangan sidang untuk memberikan kesaksiannya atas kasus kerangkeng manusia yang menyeret delapan terdakwa.

Baca: Kasus Kerangkeng Manusia, Pengadilan Negeri Stabat Gelar Sidang Lapangan

Melihat hal itu, Mangapul Silalahi, selaku pengacara terdakwa melakukan protes dan mempertanyakan keabsahan dan identitas seluruh saksi yang dihadirkan.

Mendapatkan protes, akhirnya Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Halida Rahardhini, akhirnya menskoring sidang untuk memberikan waktu kepada JPU dan pengacara terdakwa untuk memastikan identitas ke delapan orang saksi tersebut.

Selang beberapa lama, akhirnya sidang dilanjutkan untuk mendengarkan keterangan saksi.

Dalam kesaksiannya, salah seorang saksi berinisial H menyatakan melihat kedatangan korban tewas, almarhum Sarianto Ginting ke lokasi kerangkeng pada Juli 2021 lalu.

Dirinya juga melihat dua orang pembina kerangkeng menjambak rambut Sarianto Ginting dan membawanya ke dalam kerangkeng nomor satu.

Laman: 1 2

Berita Terkait