Terungkap, Ini Rekomendasi Wassidik Polda Sumut pada Penyidik Polrestabes Medan Sebelum Diprapid Antony

Jumat, 13 Mei 2022 19:55
ist
Sidang gugatan praperadilan yang diajukan Anthony

digtara.com – Terungkap fakta menarik dalam sidang gugatan Praperadilan yang diajukan pemohon Antony terhadap Polrestabes Medan di Pengadilan Negeri Medan dengan nomor register perkara Nomor : 13/Pid.Pra/2022 PN Medan.

Hal itu terkait beberapa poin rekomendasi Wassidik Polda Sumut kepada penyidik Polrestabes Medan yang ternyata diabaikan.

Diketahui perkara tersebut muncul setelah adanya Laporan Polisi Nomor : LP/593/III/2021/SPKT Restabes Medan tanggal 18 Maret 2021 dengan pelapor Jin Ngi dan terlapor Antony.

Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan kemidian melakukan gelar perkara dan diputuskan ada dugaan tindak pidana sehingga dikenakan pasal 372 dan 374 KUHP.

Namun, dalam gelar perkara khusus yang dilaksanakan di Wassidik Polda Sumut pada 13 Januari 2002 dengan melibatkan pelapor, terlapor, penyidik, Propam, Irwasda dan Wassidik, ditemukan fakta bahwa penetapan tersangka kabur atau kurang bukti.

Sehingga hasil gelar perkara khusus memberikan 14 rekomendasi pada penyidik Satreskrim Polrestabes Medan, diantaranya agar penyidik melakukan audit independent, pemeriksaan tersangka konfrontir hingga melakukan pemeriksaan terhadap bank.

“Ini gelar perkara di Polrestabes pada 21 Maret 2022. Artinya saat di Polrestabes dinyatakan cukup alat bukti dan kerugian 10 miliar terhadap pelapor. Padahal saat di Polda gelar perkara tidak ditemukan kerugian dan diminta pada penyidik agar difaktakan kembali kerugian pelapor, diperiksa pihak bank,” ungkap Antony melalui kuasa hukumnya Irwansyah Putra Nasution SH dari Kantor Irwansyah dan Partner, Jumat (13/5/2022).

Laman: 1 2

Berita Terkait