Tersangka Arjun Nasution Ditahan di Lapas Panyabungan, Barang Bukti Baru 4 Lembar Karpet, Excavator?

Jumat, 13 Mei 2022 21:50
Tersangka AAN

digtara.com – Tersangka penambang emas tanpa izin, Akhmad Arjun Nasution (AAN) ditahan selama 20 hari di Lapas II B Panyabungan, Jum’at (13/5/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Madina, Novan Hardian, SH MH melalui Kasi intel Kejari Madina, Fati Zaro Zai, SH, MH, menjelaskan pelimpahan AAN ini dikarena lokasi perkara terletak di Kabupaten Madina. Walaupun proses penyelidikan dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Sumut.

“Penyidik Polda Sumut melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejati Sumut tanggal 12 Mei 2022. Setelah pentidik Podla Sumut melimpahkan tahap II ke Kejati Sumut, maka pihak Kejati melimpahkan kepada Kejari Madina karena lokasi kejadian di Madina” Kasi intel Kejari Madina, Fati Zaro Zai.

Fati Zaro Zai menjelaskan dalam pelimpahan ini, barang bukti yang sampaikan Kejati Sumut hanya empat lembar karpet. Walaupun dalam berkas dari penyidik terdapat lampiran ada sebuah excavator.

“Kejari Madina terima tersangka dan barang bukti atas nama Ahkmad Arjun Nasution. Dalam berkas perkara disebutkan barang bukti empat lembar karpet dan satu unit ekscavator. Namun, barang bukti yang kita terima hari ini empat lembar karpet. Sedangkan Escavator merk Hitachi masih dalam pencarian Dirkrimsus Polda Sumut” Kata Zai.

Kasi Intel Kejari Madina ini juga menjelaskan tersangka akan disangkakan dengan Pasal alternatif Pasal 161 Undang-Undang No 03 Tahun 2020 tentang perubahan Undang-undang No 04 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, atau alternatif pasal kedua yaitu pasal 109 Undang-undang No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Dari dua pasal alternatif nanti, ancaman ini bisa mencapai di atas lima tahun. Dan pihak Kajari juga sudah memerintahkan tiga orang Jaksa untuk mendampingi dua Jaksa dari Kejati Sumut sebagai Jaksa penuntut umum kepada tersangka,” jelasnya.

Berita Terkait