Sidang Praperadilan Kapolrestabes Medan, Ahli Hukum Perdata: Perlu Audit Independen untuk Tentukan Duduk Perkaranya

Kamis, 19 Mei 2022 12:00

digtara.com – Ahli hukum perdata Dr Syapri Chan SH M Hum mengungkapkan, kasus penggelapan dalam jabatan yang melibatkan Anthony dan pelapor Jin Ngi perlu audit independen. Tujuannya agar pelapor tak semena-mena mengklaim jumlah kerugian. praperadilan Kapolrestabes Medan

Dalam kasus yang bergulir di sidang gugatan praperadilan Anthony terhadap Kapolrestabes Medan itu, pelapor Jin Ngi awalnya mengaku mengalami kerugian Rp 14,8 miliar.

Namun Anthony selaku terlapor yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik, juga punya bukti bahwa ia sudah mentransfer sejumlah uang ke pelapor.

Uang tersebut digunakan untuk renovasi tempat hiburan malam.

“Maka dari itu harus ada pihak ketiga yang independen sebagai tim audit untuk menentukan duduk perkara tersebut,” terang Dr Syapri Chan dalam sidang praperadilan di ruang cakra 5 PN Medan dalam agenda keterangan saksi ahli.

“Belum ada audit, belum bisa ditentukan para pihak mengalami kerugian atupun untung,” tegasnya

Ia juga mengatakan, dalam perjanjian kerjasama juga harus ada kesepakatan tertulis untuk menguatkan agar tidak menjadi polemik di kemudian hari.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait