Sempat Ngaku Memiliki Gangguan Jiwa, Residivis Kasus Judi Online Divonis Hanya 8 Bulan Penjara

Selasa, 25 Januari 2022 21:59
Sempat Ngaku Memiliki Gangguan Jiwa, Residivis Kasus Judi Online Divonis Hanya 8 Bulan Penjara

digtara.com – Johan terdakwa kasus Judi Online di vonis 8 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (25/1/2022). Residivis Kasus Judi Online

Majelis Hakim Eliwarti SH MH yang membacakan putusan terdakwa menyatakan bahwa terdakwa terbukti melakukan kesalahan.

“Terdakwa divonis 8 bulan penjara,” ucap Eliwarti dalam persidangan yang digelar secara telekonferens di ruang Cakra 8 PN Medan.

Baca: Kasus Suap Wali Kota Tanjungbalai, Mantan Sekda Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Putusan Majelus Hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan tuntutan 1 tahun 3 bulan penjara.

Diketahui terdakwa adalah seorang residivis kasus perjudian yang pernah di vonis 4 bulan penjara.

Perbuatan terdakwa sebagimana diatur dan diancam Pidana Pasal Pasal 303 ayat (1) ke- 2, KUHP. Pasal 27 ayat (2) Jo. Pasal 45 ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE.

Baca: Tok! Wanita Divonis Hukuman Gantung karena Pasang Karikatur Nabi Muhammad di Status Whatsapp

Sebelum diberitakan, JPU Nelson Victor beragendakan pemeriksaan keterangan terdakwa Selasa (30/11/2021).

Nelson dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sempat menyatakan bahwa dirinya pernah dipidana 4 bulan penjara di PN Medan.

Johan yang disebut-sebut mengalami gangguan mental berpotensi gangguan jiwa, mampu mengingat dirinya pernah dipidana beberapa tahun yang lalu di pengadilan tersebut.

Laman: 1 2

Berita Terkait