Sebanyak Rp1,1 Miliar Uang Negara Diselamatkan dari 8 Kasus Korupsi

Kamis, 22 Juli 2021 11:20
internet
Gedung Kejari Timor Tengah Utara (TTU).

digtara.com – Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (TTU), NTT berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1,1 miliar dari 8 kasus korupsi yang diungkap di wilayah hukum Kabupaten TTU. Sebanyak Rp1,1 Miliar Uang Negara Diselamatkan dari 8 Kasus Korupsi

Upaya penyelamatan kerugian keuangan negara dari tangan para  koruptor tersebut dilakukan saat Kejari TTU dibawah kepemimpinan Robert Jimmy Lambila, SH MH.

Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Robert Jimmy Lambila, SH MH menerangkan kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dari Perkara Korupsi Pengadaan Alkes RSUD Kefamenanu, sebesar Rp400 juta dan keuangan negara yang berhasil diselamatkan dari kasus tersebut yakni Rp150 juta.

“Untuk Perkara Korupsi dana desa Naikake B, itu yang bisa kita selamatkan adalah uang tunai sebesar Rp300 juta ditambah lagi dua unit truk. Jika barang itu kita konversi ke harga terendah sekitar Rp 100.000.000 maka dari perkara itu kita bisa selamatkan Rp500 juta,” kata Robert, Kamis (22/7/2021).

Berdasarkan hasil penyidikan terakhir, kerugian keuangan negara kasus korupsi Dana Desa Botof adalah Rp1,9 miliar dan yang berhasil diselamatkan yakni Rp150 juta untuk Kasus Korupsi Dana Desa Birunatun dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp1,3 miliar, Kejari TTU berhasil menyelamatkan Rp50 juta.

“Termasuk dengan kasus korupsi dana desa Letneo Selatan itu yang bisa kita selamatkan itu, sekitar lima puluhan juta,” jelasnya.

Total uang negara yang berhasil diselamatkan Kejari TTU dari tahap penyidikan hingga tahap penuntutan sebesar Rp700-an juta.

Sedangkan, harta benda yang berhasil disita dari tangan koruptor jika dikonversi dengan nilai terendah diperkirakan sekitar Rp400-an juta.

Laman: 1 2

Berita Terkait