Polres Langkat Hentikan Penyelidikan Laporan Pasal 242, Kepala PN: Sudah Jelas Terdapat Unsur Pidana

Rabu, 24 November 2021 19:57
ist
Polres Langkat Hentikan Penyelidikan Laporan Pasal 242, Kepala PN: Sudah Jelas Terdapat Unsur Pidana

digtara.com – Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Langkat, As’ad Abdul Rahim, SH, MH menyayangkan tindakan Sat Reskrim Polres Langkat yang menghentikan penyelidikan terkait laporan Rasita Br. Ginting atas terlapor Susilawati Br. Sembiring yang diduga memberikan keterangan palsu saat menjadi saksi korban dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Langkat beberapa waktu lalu. Polres Langkat Hentikan Penyelidikan

“Seharusnya penetapan Pengadilan Negeri (PN) Stabat/ Langkat dilaksanakan oleh Polres Langkat,” ujar As’ad kepada digtara.com, Rabu (24/11/21).

Dalam surat pemberitahuan perkembangan penyelidikan yang diterima pelapor Rasita Br. Ginting dari pihak Polres Langkat dan ditandatangani langsung oleh Kasat Reskrim, AKP. M. Said Husen, SIK, di poin nomor 3 menyebutkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik I Unit Pidum Polres Langkat l, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dikuatkan dengan pendapat ahli hukum pidana, bahwa laporan dugaan tindak pidana memberikan keterangan palsu di bawah sumpah, tidak ditemukan cukup bukti, sehingga perkara yang saudara laporkan tersebut dihentikan penyelidikannya.

Baca: Sejak Oktober 2021, Langkat Nol Kasus Terkonfirmasi Covid-19

“Dimana tidak memenuhi unsur pidananya, sedangkan di persidangan sudah dikatakannya bahwa Rasita Br. Ginting tidak ada melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan,” terang As’ad yang saat itu juga menjadi hakim ketua dalam persidangan tersebut.

Ketika ditanyai apakah pihak PN mendapatkan pemberitahuan secara resmi terkait pemberhentian penyelidikan tersebut, As’ad mengatakan kalau hingga saat ini pihaknya belum mengetahui hal tersebut.

Baca: Target 70 Persen, Pemkab Langkat Lakukan Vaksinasi Serentak di 23 Kecamatan

“Belum ada kita terima pemberitahuan itu sampai sekarang. Coba PH-nya suruh konfirmasi ke Polres Langkat, apa alasan mereka menghentikannya,” papar As’ad.

Sementara itu, Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Herman Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Ini tidak ada unsur pidananya, jadi kalau tidak ada unsur pidananya bisa kita hentikan,” cetusnya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait