PN Stabat Kembali Gelar Sidang Kasus Kerangkeng Manusia, Adik Korban Dihadirkan Sebagai Saksi

Rabu, 03 Agustus 2022 20:58

digtara.com – Sidang lanjutan kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat Non Aktif, TRB kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Rabu (3/8/22).

Kali ini sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi-saksi. Sariadi Ginting (31), warga Dusun VII, Desa Sukajahe, Kecamatan Sei Bingai, Langkat yang merupakan adik korban tewas, Sarianto Ginting turut hadir memberikan kesaksiannya.

Dua terdakwa, Dewa Perangin – angin yang merupakan anak mantan Bupati Langkat dan Hendra Surbakti yang berada di LP Tanjung Gusta Medan dihadirkan dalam persidangan secara virtual ini.

Dalam kesaksiannya, Sariadi Ginting mengatakan kalau pihak keluarga memang menyerahkan korban ke kerangkeng untuk menjalani proses rehabilitasi milik Bupati Langkat Non Aktif TRB pada 14 Juli 2021 silam.

“Pada 15 Juli 2021, korban diantar pakai ambulans dan sudah dikafani dan sebelumnya sudah diberitahukan pihak kerangkeng kalau korban sakit dan tidak tahu nama siapa yang memberitahukan, karena pakai handphone,” jelasnya saat memberikan kesaksian.

Awalnya, kata Sariadi, dirinya tidak mengetahui siapa orang dibalik pembunuhan abang kandungnya. Setelah membaca berita di media masa, akhirnya diketahui siapa pelaku sebenarnya.

“Sebelum di sana, sudah ada lima kali korban dimasukan ke rehab, pertama di Simalingkar, Batam, Binjai dan bahkan sempat minum dan kabur dari panti rehab,” jelasnya.

Sariadi juga mengaku memasukan korban ke kerangkeng tersebut lantaran dipekerjakan dan gratis tanpa biaya, sehingga keluarga memilih tempat rehab milik Bupati Langkat Non Aktif TRB.

“Awalnya kami berpikir dipekerjakan, sebab rehab kan biayanya besar, jadi kami pilih tempat itu. Kalau tau kami korban akan disiksa dan di bunuh, gak akan kami masukan ke sana,” bebernya didepan Majelis Hakim.

Berita Terkait