Persoalan Lahan, Oknum Jaksa di Tapsel Diduga Intimidasi Warga

Rabu, 17 November 2021 10:32

digtara.com – Idris Sardi (47) warga Jalan Alboin Hutabarat, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan menyesalkan sikap seseorang yang belakangan diketahui  oknum jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan terkesan mengintimidasi dirinya, Rabu (17/11/2021).

Idris menyebut, lahan kebun milik keluarganya, diklaim oknum jaksa berdasarkan surat kuasa.

Kronologinya pada Kamis 4 November 2021 sekitar pukul 16.00 Wib, oknum jaksa berinisial AH mendatangi kebun milik orang tuanya (H Masril Tanjung) di Dusun Bukit Mas Lorong Adian Nasonang, Desa Sihuikkuik, Kecamatan Angkola Selatan, Tapanuli Selatan, bersama sejumlah orang lainnya.

“Oknum jaksa tersebut menyebut bahwa ia mendapat surat kuasa dari pamannya, dan dalam waktu satu tahun harus bisa dikuasai oleh jaksa tersebut,” kata Idris.

Saat ke kebunnya, oknum jaksa membawa beberapa aparatur pemerintah setempat, seperti Lurah, Kepala Desa, Mantan Kepala Desa dan Kasi Pemerintah Kecamatan Angkola Selatan.

“Kami merasa keberatan, apalagi oknum jaksa membawa sejumlah aparatur pemerintah dan menduga ingin mengintimidasi kami sebagai pemilik tanah tersebut,” ujar Idris.

Idris menceritakan, lahan seluas puluhan hektar itu merupakan milik mereka berdasarkan surat atau dokumen yang mereka miliki.

“Dan lahan tersebut, sudah kami miliki serta kelola sejak Tahun 1989. Dan tiba-tiba ada pihak lain yang mengklaim miliknya dan memberi kuasa untuk menguasainya. Dan itu akan kami perjuangkan,” ucap Idris.

Idris juga menyesalkan, sikap oknum jaksa yang secara jabatan harus menjadi penengah, bukan malah ada keberpihakan.

Laman: 1 2

Berita Terkait