Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut Diduga Ambil Beras Secara Paksa, Ini Penjelasan Polisi

Jumat, 01 Juli 2022 13:26
ist
Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut Diduga Ambil Beras Secara Paksa, Ini Penjelasan Polisi

digtara.com – Polda Sumut buka suara terkait tudingan penyidik Ditreskrimsus mengambil beras secara paksa di kilang Padi Tani Jaya Nomor 88, Dusun I, Desa Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pengambilan sampel beras yang dilakukan penyidik sudah sesuai prosedur.

Hadi menyebut peristiwa itu terjadi pada Rabu 30 Juni disaat penyidik melakukan penyelidikan sesuai dengan Sprin Lidik Nomor : Sprin Lidik / 230 / VI / 2022 / Ditreskrimsus, tanggal 20 Juni 2022.

Baca: Dugaan Pemalsuan Surat PSMS Medan, Julius Raja dan Fityan Hamdi Penuhi Panggilan Polda Sumut

Berdasarkan Informasi dari masyarakat, kilang padi dengan merk Bunga Mawar, TJ KKB Pandan Wangi, dan TJ 88 diduga tidak sesuai dengan parameter yang telah dipersyarakatkan untuk beras bermutu premium.

Dengan demikian penyidik hanya melakukan penyelidikan dan mengambil sampel.

Saat pengambilan sampel ternyata beberapa orang yang diduga pemilik tak terima sambil merekam dan menuding polisi mengambil paksa.

Baca: Ditlantas Polda Sumut Siap Operasikan ETLE Statis dan ETLE Mobile di Kota Medan

“Kita melakukan penyelidikan adanya dugaan penjualan beras yang tidak sesuai Parameter yang dipersyaratkan untuk kategori beras Premium, dan pelaku usaha belum dapat memperlihatkan izin usaha dalam memproduksi dan memperdagangkan beras serta belum dapat memperlihatkan Serifikat Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dalam memproduksi dan memperdagangkan beras premium tersebut,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (01/07/2022).

Laman: 1 2

Berita Terkait