Penipu Investasi Online di Sumba-NTT Ditangkap di Jateng

digtara.com – Puluhan warga Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat ikut investasi online. Tersangkanya diketahui bernama Jefry Nur Muqsith alias Jefry, warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah dan sudah ditangkap akhir pekan lalu.

“Jefry terlibat kasus tindak pidana penipuan online ditangkap di wilayah hukum Polres Kudus, Polda Jawa Tengah,” ungkap Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto SIK MH di Mapolres Sumba Barat, Selasa (2/3/2021).

Beberapa waktu lalu, kasus yang menimpa warga Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah ini sempat heboh setelah muncul postingan di media sosial tentang penipuan investasi online “Maximal Perdays”.

Masyarakat pun mengadu terkait dugaan penipuan investasi online tersebut.

Kapolres menjelaskan, investasi online “Maximal Perdays” menjanjikan keuntungan kepada nasabahnya sejumlah 6 persen per hari dari nilai investasi. 6 persen tersebut akan berikan setelah 40 hari.

Jika dapat merekrut anggota baru untuk bergabung, perekrut tersebut dijanjikan mendapat bonus 10 persen dari nominal investasi.
Namun yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan pihak “Maximal Perdays” tersebut.

Akibatnya terjadi komplain dari nasabah dan berujung pengaduan ke Polres Sumba Barat.

Polres Sumba Barat menerima laporan dari korban YYD yang merupakan nasabah investasi tersebut dan merasa tertipu. YS, suami YYD pun menjadi korban dari investasi bodong tersebut.

YS telah melakukan investasi sejumlah Rp 20.000.000.

Ada pula korban RE yang sudah merekrut nasabah untuk ikut bergabung dalam investasi tersebut sejumlah 27 orang dengan total kerugian Rp. 191.000.000.

Korban lain RTB bersama sejumlah orang yang direkrut RE mengalami kerugian hingga Rp 324. 500.000. Warga lain, KJ telah merekrut 14 orang nasabah dengan total kerugian Rp 25.000.000. Sedangkan PL bersama 38 orang yang telah direkrut mengalami kerugian Rp 103.300.000.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan