Pengakuan Calon PMI Ilegal yang Ditangkap Polisi, Dijanjikan Kerja Menjaga Game Ketangkasan

Rabu, 27 Juli 2022 17:46

digtara.com – Polda Sumatera Utara, melalui Ditpolairud menggagalkan penyeludupan 91 orang PMI Ilegal yang hendak menyebrang ke Malaysia melalui jalur laut.

91 orang yang digagalkan berangkat oleh Ditpolairud Polda Sumut dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari data yang dihimpun, 91 orang tersebut berasal dari 9 Provinsi.

Adapun 9 Provinsi tersebut dari:

Provinsi Sumut sebanyak 22 orang.
Provinsi Aceh 5 orang.
Provinsi Sumatera Barat 1 orang.
Provinsi Bengkulu 3 orang.
Provinsi Jambi 4 orang.
Provinsi Sulawesi Utara 4 orang.
Provinsi Jawa Timur 1 orang.
Provinsi NTB 22 orang.
Provinsi NTT 29 orang.

Namun, dari 91 orang tersebut ada beberapa yang perdana mau pergi ke Malaysia menggunakan jalur laut secara Ilegal.

Salah satunya ada Syahfitri yang berasal dari Aceh namun bermukim di Kecamatan Delitua, Deliserdang.

Saat ditanyai oleh Wadir Krimum Polda Sumut, AKBP Alamsyah mengaku bahwa dirinya baru pertama kali mau pergi ke Malaysia.

“Karena mau cari kerja pak di sana, ikut sama kawan berdua,” ucapnya saat ditanyai, Rabu (27/07/2022).

Syahfitri pun mengaku kalau tiba disana, dirinya ditawari bekerja untuk menjaga game ketangkasan.

“Kerja jaga game permainan itu pak,” ucapnya lagi.

Terpisah, Dedi yang berasal dari Provinsi NTT mengaku kalau dirinya sudah pernah bekerja di Malaysia sebagai tukang bangunan.

Namun, saat hendak berangkat untuk yang kedua kalinya, Paspornya di blacklist pihak Imigrasi selama 5 tahun tidak boleh berkunjung ke Malaysia.

Laman: 1 2

Berita Terkait