Pemutusan Warung TOS, LBH Medan Desak BPSK Periksa PLN Binjai

  • Whatsapp
Pemutusan Warung TOS LBH Medan Oknum TNI
Kepala Divisi SDA/Lingkungan LBH Medan, Muhammad Alinafiah Matondang saat menunjukan surat. (istimewa)

digtara.com – LBH Medan desak Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Medan untuk memeriksa PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Binjai (UP3 Binjai). Pemutusan Warung TOS, LBH Medan Desak BPSK Periksa PLN Binjai

Desakan itu terkait pemutusan sepihak kepada pemilik warung TOS di Jalan Soekarno Hatta, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut).

“BPSK harus memeriksa serta mengadili permasalahan yang terjadi saat ini. Agar pemilik warung, Kartono mendapatkan keadilan hukum. Serta menghindari ketidakpercayaan masyarakat kepada PLN,” ujar Kepala divisi SDA/Lingkungan LBH Medan, Muhammad Alinafiah Matondang, Sabtu (23/1/2021).

Muat Lebih

Dijelaskannya, warung TOS sudah ada sejak 2014 dan mempekerjakan 5 orang. Warung itu, lanjutnya, menggunakan Meteran Listrik Isi Ulang (Token) sejak tahun 2016. ID pelanggan No 122010622441 dan 122010631846  an Kartono.

Dikatakannya selama menjadi Konsumen PT. PLN UP3 Binjai, Kartono telah menjaga dan memelihara aset milik PLN. Diantaranya Alat Pengukur dan Pembatas (APP) dan kabel Sambung Rumah (SR).

“Buktinya, Kartino tidak pernah mendapatkan Surat Teguran atau Peringatan atas adanya dugaan pelanggaran pemakaian tenaga listrik,” ungkapnya.

Sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 15 ayat (1) Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI No. 27 Tahun 2017 dan Pasal 13 ayat (1) Peraturan Direksi PT.PLN (Persero) No. 088-Z.P/DIR/2016.

Namun Kamis 12 November 2020, mulai 10.30 Wib terjadi pencabutan APP dan SR secara total yang diduga dilakukan sepihak oleh  PT PLN UP3 Binjai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar