Orang Tua Napi Ngaku Suap Petugas Lapas Rp15 Juta Demi Bebas Bersyarat, Ternyata…

Senin, 01 Agustus 2022 18:15
ilustrasi suap

digtara.com – R, orang tua narapidana bernama W bikin pengakuan yang menghebohkan. Ia mengaku suap petugas Lapas demi membebaskan anaknya dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Uang itu disetor R ke oknum petugas lapas bernama E. Ada kuitansi sebagai bukti setoran.

Awalnya, kata R, seorang oknum petugas Lapas menjanjikan anaknya, W, bisa bebas bersyarat pada bulan Agustus mendatang.

W, yang juga napi narkoba itu bisa bebas asalkan menyetor uang Rp20 juta.

“Tapi saya hanya mampu Rp15 juta. Itu pun uang pinjaman,” terang R.

Ia menyetor uang itu pada bulan Mei 2022. Setoran pembayaran tertera jelas di kuitansi, seperti yang diterima SuaraSulsel.id.

Pada kuitansi itu, juga dilengkapi dengan materai 10.000. Namun, beberapa tulisan dalam kuitansi itu diburamkan dengan pemutih kertas.

Di kuitansi tertulis, “pembayaran pengurusan ditujukan kepada pak Emil”.

“Anak dan saudara saya jadi saksi dan tanda tangan. Saya ketemu dengan pak E,” ujar R.

Usai menyetor uang tersebut, R diminta untuk mengurus dokumen penjamin. W sendiri dijanjikan bebas saat remisi kemerdekaan bulan Agustus.

Orang Tua Napi Ngaku Suap Petugas Lapas Rp15 Juta Demi Bebas Bersyarat, Ternyata...
Bukti kwitansi pembayaran suap petugas Lapas. (suara.com) 

Namun betapa kecewanya R. Ia pekan lalu menerima informasi dari anaknya bahwa akan dipindahkan ke Lapas Bulukumba.

Bahkan, kata R, kepala Lapas Takalar juga kerap meminta makanan. Permintaan itu juga dikabulkan oleh orang tua narapidana.

Laman: 1 2

Berita Terkait