MA Batalkan Hukuman Mati Terhadap Kurir 26 Kg Sabu Asal Aceh

Rabu, 29 Desember 2021 22:55
ist
Anita Jaksa penuntut umum saat persidangan (ist)

digtara.com – Mahkamah Agung (MA) batalkan hukuman mati terhadap Abadi Samad (46), terdakwa kurir 26 kg sabu yang divonis mati oleh Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Putusan ini mengubah vonis Pengadilan Tinggi Medan yang sebelumnya menjatuhkan pidana mati terhadap warga Desa Tufah, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh ini.

Penasihat hukum terdakwa, Tita Rosmawati SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/12/2021) membenarkan putusan MA terhadap kliennya.

Baca: Empat Orang Pemakai Narkotika Jenis Sabu-sabu Diamankan BNN Provinsi NTT

“Benar, salinan putusan sudah kami terima pada Selasa, 28 Desember 2021, bahwa MA mengubah putusan PT Medan yang sebelumnya menjatuhkan hukuman mati jadi 18 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar Subsider 3 bulan penjara,” kata Penasihat hukum terdakwa Tita Rosmawati, Rabu.

Tita mengaku sangat bersyukur atas putusan MA yang mengubah putusan mati terhadap kliennya.

Baca: Polda Sumut Gagalkan Peredaran 13,8 Kg Sabu, Dua Mahasiswa Diamankan

Terdakwa dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Medan. Dia terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Di pengadilan tingkat pertama, majelis hakim PN Medan, menghukum terdakwa Abadi Samad dengan pidana mati. Hukuman itu sama dengan tuntutan JPU Anita. Tak terima dengan putusan itu, kami menempuh upaya banding,” urainya.

Laman: 1 2

Berita Terkait