Liti Gea vs Preman Pasar Gambir, Kapolda Sumut: Tidak Ada Tempat bagi Premanisme!

Rabu, 13 Oktober 2021 08:30
ist
Kapolda Sumut Irjen Panca dan Liti Wari Gea

digtara.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan tidak ada tempat bagi aksi premanisme di daerah ini. Karena itu, ia berjanji akan menindak aksi premanisme yang terjadi di Pasar Gambir, Tembung, Percut Seituan Deliserdang.

“Saya sudah sampaikan tidak ada tempat premanisme di Sumatera Utara. Saya sudah sampaikan itu,” tegas Mantan direktur penyidik KPK ini, Selasa kemarin.

Penegasan itu disampaikan Irjen Panca setelah mempertemukan antara preman pasar Benny dengan Liti Gea pedagang sayur di pasar Gambir, Selasa (12/10/2021).

Kapolda juga meminta teman-teman Benny yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri.

“Kita sudah membentuk tim, kita berharap tiga lagi teman dari saudara Benny itu dapat menyerahkan diri,” tegasnya.

Kasus ini viral akibat perseteruan preman pasar dengan Liti Wari Iman Gea. Dalam video yang beredar tampak para preman memukulnya karena diduga persoalan uang sewa lapak.

Lalu terjadilah saling lapor yang membuat keduanya baik Benny cs maupun Liti Gea sebagai tersangka.

“Ibu Gea merasa dicederai haknya, karena ia sebagai perempuan yang merasa teraniaya,” ujar Kapolda di Mapolda Sumut.

Ia menjelaskan penetapan tersangka terhadap Liti Wari Iman Gea itu merupakan proses penyelidikan terhadap kasus tersebut dimana keduanya saling lapor di hari yang bersamaan.

Maka dengan ditariknya kasus tersebut ke Polda Sumut diharapkan menjadi lebih terbuka.

“Dengan saya tarik perkara ini ke Polda, saya berharap ini tidak lagi menjadi polemik dan mudah-mudahan langkah ini bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat. Keadilan semua pihak dan penanganan bisa profesional,” jelasnya.

Berita Terkait