Liti Gea, Pedagang Sayur Yang Dianiaya Preman di Pasar Gambir Jadi Tersangka, Begini Kata Polisi

Jumat, 08 Oktober 2021 16:24
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi

digtara.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) angkat bicara soal penetapan tersangka terhadap Liti Wari Iman Gea, perempuan yang dianiaya preman di Pasar Gambir.

Diketahui, Liti Gea merupakan korban penganiyaan dan pengeroyokan oleh preman di pasar Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (5/9/2021). Di pasar itu, Liti Gea berjualan sayur.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menerangkan duduk perkara penetapan tersangka terhadap Liti Gea.

Baca: Preman Pasar Gambir Belum Ditangkap Semua, Liti Gea: Kami Masih Takut Jualan

Dia dilaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan di hari yang sama oleh Beny dengan laporan penganiayaan.

Laporan itu menyebutkan kalau Liti dan anaknya telah melakukan penganiayaan terhadapnya dengan cara memukul dan mencakar.

Baca: Pelaku Penganiayaan Terhadap Liti Gea, Pedagang di Pasar Gambir Ditetapkan sebagai Tersangka

“Yang satu, pedagang itu melaporkan preman aksi pemerasan dan penganiayaan. Satunya lagi melaporkan luka-luka dicakar pada kejadian di hari yang sama,” ucap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (08/10/2021).

Berdasarkan laporan yang diterima Polda Sumut dari Polsek Percut, saat itu Beny mengaku sedang melintas di pasar itu. Kemudian ada becak barang milik Liti yang menghalangi jalannya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait