LBH Medan Inginkan Bongkar Kuburan Aryes, Tahanan Polsek Medan Kota yang Tewas

Selasa, 07 September 2021 14:20
int
Jenazah korban yang membiru

digtara.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta aparat untuk terbuka menuntaskan informasi yang simpang siur terkait meninggalnya tahanan Polsek Medan Kota Aryes Prayudi Ginting. Salah satunya dalah dengan melakukan ekshumasi atau bongkar kuburan guna proses otopsi agar penyebab kematiannya menjadi terang.

Wakil Direktur LBH Medan Irvan Saputra mengatakan, bila melihat foto korban yang meninggal pada 23 Agustus 2021, tampak kondisinya mengenaskan. Wajah membengkak dan lebam (badan membiru) seperti dugaan bekas penyiksaan.

“Kami menilai ada simpang siur penyebab kematian Aryes dimana pihak Polsek Medan Kota mengatakan meninggal karena sakit getah bening yang diidapnya, sedangkan pihak keluarga mengatakan jika saat ditangkap dan dijenguk suaminya dalam keadaan sehat,” ucap Irvan, Selasa (07/09/2021).

Pihaknya menilai jika membuktikan dugaan penyiksaan tidak cukup hanya sekedar bicara saja kepada media (publik) atau kepada keluarga Aryes.

Polsek Medan Kota wajib membuktikan pernyataannya kepada publik dan keluarga dengan didukung adanya bukti surat (Rekam Medis) dari pihak yang berkompeten dalam hal ini Rumah Sakit/Dokter Forensik.

Hal tersebut berguna untuk menghindarkan perspektif negatif masyarakat khususnya istri Aryes terhadap Polsek Medan kota.

Tanggungjawab Kepolisian

Laman: 1 2

Berita Terkait